PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions, Henry Gugup

PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions, Henry Gugup

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 07 Mei 2026 18:45 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 05: Mikel Arteta, Manager of Arsenal, celebrates progressing to the final of the UEFA Champions League 2025/26 with Kai Havertz, Noni Madueke and Declan Rice of Arsenal after the teams victory in the UEFA Champions League 2025/
Foto: Getty Images/Justin Setterfield
Jakarta -

Mantan striker Arsenal Thierry Henry grogi menatap final Liga Champions. Sebagai juara bertahan, Paris Saint-Germain disebut Henry akan jadi lawan yang sangat sulit untuk Arsenal.

Arsenal lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya setelah 20 tahun. The Gunners menembus partai puncak usai menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal.

Sementara itu, PSG mengatasi perlawanan Bayern Munich untuk lolos ke final Liga Champions. Usai menang 5-4 di leg pertama semifinal, PSG bermain imbang 1-1 di leg kedua yang digelar di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Final Liga Champions antara Arsenal dan PSG akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026). Henry menilai Arsenal sebagai underdog.

ADVERTISEMENT

"Kami masih belum kalah di Eropa dan tidak kebobolan banyak, itu pasti ada artinya. Tapi PSG akan punya pengalaman jadi juara dan mereka tidak akan takut," ujar Henry di CBS Sports.

"Semoga kami ke sana dengan berani tapi kami harus mengalahkan juara bertahan jadi ini tidak akan mudah, kami tahu itu."

"Saya biasanya tidak terlalu gugup, tapi saya kira saya akan gugup untuk final ini karena mereka bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa saya lakukan sendiri."

"Anda ingin tim Anda juara dan merasakannya. Semoga ini akan terjadi tapi lihat bagaimana PSG main malam ini, mereka bisa membunuh Anda dengan kedua cara, dengan mencetak lebih banyak gol dan dengan menetralisir lawan."

"Mereka punya semuanya tapi Arsenal tahan banting dan ketika kami menciptakan peluang, kami mencetak gol. Ini akan sulit, tapi kita lihat saja," katanya.




(nds/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads