Arteta: Sulit Rasanya Menerima Kekalahan Ini

Arteta: Sulit Rasanya Menerima Kekalahan Ini

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 31 Mei 2026 09:00 WIB
Mikel Arteta sulit menerima kekalahan Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026.
Mikel Arteta sulit menerima kekalahan Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026. (Getty Images/Marc Atkins)
Budapest -

Arsenal gigit jari usai kalah adu penalti di Final Liga Champions. Hasil yang sulit diterima akal sehat sang manajer Mikel Arteta.

Pada laga final kontra Paris Saint-Germain di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) malam WIB, Arsenal sejatinya memimpin duluan di menit keenam lewat Kai Havertz. Setelah itu, Arsenal relatif menguasai pertandingan sekalipun kalah ball possesion.

Arsenal bisa membuat PSG kesulitan mengembangkan permainan, setidaknya sampai 15 menit awal babak kedua. Petaka datang ketika pelanggaran Cristhian Mosquera kepada Khvicha Kvaratskhelia membuat wasit menghadiahi PSG penalti yang dieksekusi sempurna oleh Ousmane Dembele.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol yang bikin Arsenal lebih berani menyerang tapi upaya mereka sia-sia. Setelah imbang selama 90 menit plus 30 menit perpanjangan waktu, Arsenal akhirnya kalah 3-4 di adu penalti.

ADVERTISEMENT

Sepakan Gabriel Magalhaes yang melayang di atas mistar bikin PSG berpesta dan Arsenal merana. Hasil yang betul-betul bikin sesak dada Arteta.

Pasalnya Arsenal datang ke final tanpa terkalahkan dan bisa meredam PSG sepanjang 120 menit. Tapi, kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel di babak tos-tosan membuyarkan mimpin meraih trofi Liga Champions pertama mere,a.

"Tentu saja kekalahan ini sulit diterima, karena Anda tampil konsisten sepanjang kompetisi sampai final dan akhirnya Anda harus kalah di adu penalti. Sini sulit sekali diterima," ujar Arteta seperti dikutip BBC Sport.

Bagi Arsenal, ini adalah kekalahan kedua mereka di final Liga Champions setelah yang pertama di 2006.




(mrp/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads