Paris Saint-Germain mengeluh kepada UEFA karena diberi kamar ganti yang kecil jelang final Piala Super Eropa 2026 melawan Aston Villa. Masalah teratasi usai Les Parisiens diberi kamar ekstra.
Duel ini dijadwalkan berlangsung di Red Bull Arena, yang merupakan markas RB Salzburg, Austria, pada Kamis (13/8) pukul 02.00 WIB. Villa mendapat kamar ganti yang biasa dipakai tuan rumah, sehingga PSG terpaksa memakai ruang ganti tim tamu.
Masalahnya, luas ruangan kamar ganti yang biasa dipakai tim tamu lebih kecil dibandingkan kamar ganti milik Salzburg, yang dipakai Villa. Kondisi ini membuat PSG tak senang karena fasilitas yang mereka terima tak setara dengan Villa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BBC melaporkan bahwa PSG ingin menerima perlakuan yang sama dengan Villa, terutama karena mereka berstatus juara bertahan Piala Super Eropa. Tahun lalu, tim asuhan Luis Enrique menang adu penalti atas Tottenham Hotspur dalam laga di Udine, Italia.
UEFA kemudian mengalokasikan ruang ganti cadangan, yang biasanya digunakan oleh ofisial pertandingan, untuk mengakomodasi kebutuhan PSG. Dengan begitu, fasilitas yang didapatkan setara dengan Villa. Untungnya, hal ini tak perlu mengorbankan kenyamanan ofisial yang akan bertugas.
Piala Super Eropa 2026 merupakan final ketiga bagi PSG setelah 1996 dan 2025. Mereka kalah di kesempatan pertama, namun menang pada percobaan kedua. Sedangkan bagi Villa, ini menjadi final kedua setelah menjadi juara pada 1982.
(adp/aff)









































