Mbappe Bodo Amat PSG Sukses di Eropa Sejak Ditinggalnya

Mbappe Bodo Amat PSG Sukses di Eropa Sejak Ditinggalnya

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 08 Sep 2026 06:30 WIB
VALDEBEBAS, SPAIN - SEPTEMBER 07: Kylian Mbappe attends his press conference during the training day of Real Madrid ahead of the UEFA Champions League 2026/27 match against FC Internazionale Milano at Ciudad Deportiva Real Madrid on September 07, 202
Kylian Mbappe. (Foto: Europa Press via Getty Images/Europa Press Sports)
Madrid -

Kylian Mbappe cabut dari Paris Saint-Germain ke Real Madrid demi mengejar kesuksesan di Liga Champions. PSG justru jadi raja Eropa setelah ditinggalkannya.

Mbappe pernah membela PSG pada 2018-2024. Kapten Timnas Prancis itu sukses menghadirkan 15 trofi domestik ke Les Parisiens.

Liga Champions jadi trofi yang gagal diraih Mbappe bersama PSG. Dia hanya mampu membawa klub raksasa Prancis itu jadi runner-up edisi 2020.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mbappe bergabung ke Real Madrid pada 2024 dengan tujuan meraih gelar Liga Champions. Los Blancos saat itu berstatus juara bertahan dan punya koleksi 15 trofi.

ADVERTISEMENT

2 Musim bersama Madrid, trofi Liga Champions masih belum bisa diraih Mbappe. PSG yang justru sukses menyabet 2 gelar Si Kuping Besar secara beruntun pada 2025 dan 2026.

Kesuksesan PSG di Eropa saat ini membuat Mbappe ikut disorot. Banyak yang menilai Les Parisiens tampil lebih baik tanpa kehadirannya.

Soccer Football - UEFA Champions League - Final - Paris St Germain v Arsenal - Puskas Arena, Budapest, Hungary - May 30, 2026 Paris St Germain's Marquinhos lifts the trophy as he celebrates with teammates after winning the UEFA Champions League REUTERS/Phil Noble     TPX IMAGES OF THE DAYPSG juara Liga Champions 2 musim beruntun. (Foto: REUTERS/Phil Noble)

Mbappe angkat bicara soal keberhasilan PSG di Liga Champions tanpa kehadirannya. Dia bodo amat dengan itu.

"Saya tidak bisa mengubahnya. Sejujurnya, saya tidak terlalu peduli," kata Mbappe, dilansir dari BBC.

"Saya tahu cara menganalisis sepakbola, saya tahu alasannya. Saya tidak tahu segalanya tentang sepakbola, tetapi saya tahu lebih banyak daripada kebanyakan orang," ujarnya.



(bay/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads