Como tampil dominan untuk menggasak Manchester United 4-1 di Liga Champions. Pelatih Como Cesc Fabregas menyebut, kemenangan ini sangat memuaskan.
Bermain di depan publik sendiri pada Rabu (21/10/2026), I Lariani unggul penguasaan bola 55-45. Delapan dari total 11 percobaan Como mengarah ke gawang, yang melahirkan empat peluang bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nico Paz jadi momok Setan Merah usai menceploskan dua gol dan satu assist. Tasos Douvikas dan Jacobo Ramon menambah dua gol tim tuan rumah. Di seberang kubu, MU hanya menciptakan empat percobaan ke arah gawang Como dari total 13 percobaannya. Gol balasan MU baru hadir di injury time lewat sepakan Joshua Zirzkee.
Cesc Fabregas meyakini, krisis yang sedang dialami Manchester United tidak mengurangi nilai kemenangan timnya. Como kini harus melanjutkan momentum ini saat menghadapi Sassuolo di lanjutan Liga Italia usai gagal memenangi dua laga terakhirnya.
"Tim bermain dengan baik pada malam ini, tapi kami harus tetap membumi dan ingat bahwa ada pertandingan lain di Hari Sabtu," kata Fabregas kepada Sky Sport Italia.
Baca juga: MU Catat Sejarah Memalukan Saat Digilas Como |
"Ini adalah Manchester United, yang kami lawan pada malam ini, tidak masalah apakah mereka sedang kesulitan sekarang, kami harus ingat bahwa beberapa dari pemain kami malah baru memainkan pertandingan Liga Champions ketiga di dalam karier mereka."
"Oleh karena itu keyakinan para pemain dan cara mereka melakukan banyak hal membuat saya bersemangat. Menang dengan cara seperti ini sangat memuaskan, tapi di sinilah letak kesulitannya, bermain dengan cara yang sama pada pertandingan Serie A di Hari Sabtu," lugas mantan bintang Arsenal, Barcelona, Chelsea, dan Timnas Spanyol ini.
Simak juga Video: Carrick Jelang MU vs Como: Saya Sangat Menghormati Fabregas
(rin/yna)
