Michael Carrick sedang dalam situasi terpojok setelah serangkaian hasil buruk Manchester United dan bahkan dikritik Bruno Fernandes. Apakah juru taktik MU itu merasa dikecewakan pemainnya?
MU dibabat Como dengan skor 1-4 di Giuseppe Sinigaglia dalam lanjutan Liga Champions. Hasil itu membuat Setan Merah sudah tidak menang dalam tujuh pertandingan terakhirnya di semua ajang: empat kalah dan tiga imbang.
Fernandes, yang merupakan kapten MU, mengkritik taktik Carrick selepas laga melawan Como. Gelandang asal Portugal itu menyebut ada kesalahan keputusan staf kepelatihan karena tidak menginstruksikan man-to-man pressing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konferensi pers selepas pertandingan, Carrick ditanya apakah ada pemain yang sudah membuatnya kecewa terkait performa. Carrick menegaskan bahwa apa yang terjadi bukan masalah pribadi, melainkan tentang klub dan sepakbola.
"Ya, saya tidak menganggap ini sebagai masalah pribadi. Semuanya berkaitan dengan klub ini, mulai dari apa yang kami lakukan, sikap kami, bagaimana kami bermain, hingga cara kami menjalankan tugas," kata Carrick yang dikutip dari situs resmi MU.
"Yang lebih penting adalah tanggung jawab untuk mewakili klub ini. Saya memang berada di posisi ini, tentu saja, dan saya menjalankannya dengan penuh rasa bangga karena mendapat kehormatan tersebut. Namun, yang terpenting adalah klub ini, apa yang kami perjuangkan, dan para suporter."
"Sejujurnya, masalahnya bukan hanya soal gol yang bersarang di gawang kami. Lebih dari itu, cara kami bermain dalam beberapa momen dan bagaimana kami menjalani pertandingan benar-benar sulit untuk saya saksikan," Carrick menegaskan.
(ran/krs)
