Dalam keterangannya pada wartawan usai mengikuti Rapat Koordinasi yang juga dihadiri Menko Kesra Aburizal Bakrie, Ketua Umum KONI Rita Subowo menyebut kalau proses pembangunan seluruh venue sudah mencapai 90%. Dalam lima hari ke depan proses pengerjaannya diharapkan sudah akan selesai.
Meski begitu ada pengecualian pada cabang body building dan woodball. Untuk dua event tersebut, arena pertandingan baru akan diselesaikan ditengah event.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Rita hal tersebut sengaja dilakukan karena beberapa alasan. Masalah keamanan dan demi menghindari pemborosan jadi pertimbangan utama.
"Jika itu diselesaikan sekarang msalah keamanan (terhadap venue tersebut) tak ada yang akan menjamin. Alasan kedua adalah demi menghemat biaya dan listrik," lanjut Rita.
Berdasarkan pengamatan detiksport, beberapa venue yang sudah terselesaikan sepenuhnya adalah untuk voli pantai, handball, soccer beach yang terletak di kawasan Sanur.
"Venue sudah selesai, tapi fasilitasnya belum. Seperti AC, listrik dan tenda-tenda. Pemasangannya kan tidak perlu waktu lama karena dalam dua hari akan selesai," Rita menambahkan.
Krisis Keuangan AS Tak Pengaruhi ABG
Krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat dipastikan tak akan mempengaruhi penyelenggaraan Asian Beach Games yang tinggal 10 hari lagi akan digelar. Hal tersebut diutarakan Menko Kesra Aburizal Bakrie.
"Krisis tahun 2008 tidak akan mempengaruhi APBN. Krisis ini juga tak akan mempengaruhi penyelengaraan ABG," ungkap pria yang akrab disapa Ical itu.
Sejauh ini pihak panitia memang masih dibuat pusing dengan masalah kekurangan dana. Meski begitu seluruh biaya yang dibutuhkan untuk menggelar event akbar tersebut diyakini akan terpenuhi pada waktunya,
"Kerisi keuangan terjadi di Amerika, diperkirakan defisit APBN berkurang 1,6% menjadi 1,3%. Maka dari itu kita tidak perlu mencari surat hutang negara untuk tahun 2008, sehingga tidak mempengaruhi apa-apa pada penyelenggaraan ini," lanjut Ical. (gds/din)











































