"Di game kedua kita memang sempat kasih perlawanan, tapi mereka tim berpengalaman. Kita kalah dua sampai tiga tingkat," ungkap Ida Bagus Mahayasa dalam konferensi pers usai pertandingan di Pantai Mertasari, Jumat (24/10/2008).
Indonesia mampu mengimbangi UEA di dua babak pertama pertandingan. Di 12 menit pertama kedua kesebelasan bahkan tak mampu mencetak gol, sementara di babak kedua pertandingan berjalan sengit dengan kedua tim saling melesakkan gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teknik mereka lebih tinggi, fisik kita tak mampu menandingi. Kita juga kalah pegalaman atas mereka," lanjut Mahayasa mengomentari UEA yang lolos ke Piala Dunia Sepakbola Pantai di Prancis bulan Juli lalu.
Untuk proyeksi ke depan, tim sepakbola pantai ini akan mengalami perombakan tim. Diakui manajer, I Made Sumer, saat ini pihaknya kesulitan mencari pemain terutama untuk posisi kiper lantaran pemain berbakat lebih memilih berkompetisi di Divisi Utama dan Divisi Satu.
"Divisi satu dan divisi utama kan lebih jelas, jadi banyak kiper yang memilih bermain di sana. Ke depannya kita akan meminta diadakan turnamen beach soccer secara rutin."
"Kita tak punya target di ABG ini, tapi lolos ke perempatfinal sudah sangat memuaskan. Lihat saja negara tetangga kita di Asia Tenggara tak ada yang bisa melangkah ke babak kedua," sahut Sumer.
(din/arp)











































