Krisis Global, Tokyo Pede Gelar Olimpiade 2016

Krisis Global, Tokyo Pede Gelar Olimpiade 2016

- Sport
Senin, 24 Nov 2008 13:40 WIB
Krisis Global, Tokyo Pede Gelar Olimpiade 2016
Tokyo - Walaupun dunia sedang diterpa krisis ekonomi, namun tekad dan keyakinan Tokyo untuk menggelar Olimpiade 2016 tetap tinggi. Mereka mengklaim kesiapannya takkan terpengaruh oleh krisis global.

Menurut chairman "Tokyo 2016", Ichiro Kono, kotanya telah memiliki fasilitas olahraga yang lengkap dan hanya akan menambah sedikit lagi sarana kelas dunia, sehingga budget yang dikeluarkan pun semakin sedikit.

"Di kondisi ekonomi sekarang, kami ingin meyakinkan ketersediaan budget yang bertanggung jawab dan kestabilan finansial yang komplet," Ichiro Kono seperti dilansir Reuters, Senin (24/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenapa harus membangun kalau tidak perlu? Kami hanya berencana membangun lima venue permanen, menambahkannya dengan fasilitas kelas dunia, serta dan berinvestasi lebih untuk persiapan-persiapan lain yang lebih esensial," sambungnya.

Tokyo, kota Asia pertama yang menjadi tuan rumah Olimpiade di tahun 1964, menghadapi Chicago (AS), Madrid (Spanyol), dan Rio de Janeiro (Brasil) dalam tender penyelenggara Olimpiade 2016.

Pemerintah Metropolitan Tokyo dilaporkan menyiapkan anggaran sebesar empat juta dolar AS atau sekitar Rp 48 triliun untuk menghelat event olahraga multicabang terbesar di dunia itu.

Dalam evalusi yang dilakukan International Olympic Committee (IOC) Juni lalu, Tokyo berada di urutan teratas kandidat yang paling oke, mengungguli Madrid di posisi kedua. Pada Februari 2009 seluruh kandidat tuan rumah harus memasukkan proposal penawaran untuk dievaluasi lebih lanjut. Pengumuman pemenang akan diputuskan pada Oktober 2009.

(a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads