Okta yang turun di kelas di bawah 63 kilogram putri, merajai ajang yang digelar di Pornsawan Gym, Pornnsawan School, Vientiane, Sabtu (12/12/2009) itu.
Emas menjadi milik Okta setelah mencatat total angkatan 211 kg, dengan angkatan snatch 94 kg dan angkatan clean and jerk 117 kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Okta, sumbangan untuk kontingen Indonesia datang dari Donny Darmawan di cabang Karate nomor kumite putra kelas 60 kg berupa medali perunggu.
Sumbangan emas Okta dan perunggu Donny membuat Indonesia untuk sementara mengumpulkan 12 emas, tujuh perak dan 15 perunggu dan masih bertahan di urutan empat.
Khusus untuk cabang angkat berat, sejauh ini Indonesia masih menjadi raja dengan telah merebut lima emas. Pesaing terdekat adalah Thailand yang mengumpulkan satu emas dan tiga perak.
(arp/arp)











































