Suryo Agung menjadi bintang di lapangan atletik event di Laos ini. Pria kelahiran Solo 8 Oktober 1983 itu meraih emas di nomor bergengsi 100 meter putra dan sekaligus memecahkan rekor SEA Games dengan catatan waktu 10,17 detik.
Bukan hanya mengukuhkan diri sebagai manusia tercepat di Asia Tenggara. Suryo juga kembali menyumbangkan medali emas bagi Indonesia dari nomor 200 meter putra dengan catatan waktu 20,85 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak jadi soal kalau saya gagal mematahkan rekor. Emas lebih penting bagi saya. Kini saya sedang membidik emas ketiga di nomor lari estafet 4x100 meter," harapnya.
Sukses yang diraih oleh Suryo di Laos tersebut juga akan membuat mendapatkan hadiah uang sekitar 600 juta. Sekitar 400 juta dari dua emas yang telah diraihnya dan 200 juta lagi karena memecahkan rekor.
Meski demikian, Suryo tidak lupa diri dengan kesuksesannya tersebut. Tahun depan dia sudah merencanakan untuk menunaikan rukun Islam kelima yaitu naik haji dengan membawa keluarganya ke Mekkah.
"Saja berharap dapat pergi naik haji dengan keluarga saya tahun depsan. Saya sudah berjanji, dan sekarang saya berhasil mempertahankannya di Laos. Saya akan membawa keluarga saya ke Mekkah," kata Suryo. (key/a2s)











































