Dalam laga yang digelar di GOR Tridharma, Minggu (11/4/2010) sore WIB Novia Andrianti cs. kalah dengan skor 25-22, 23-25, 18-25, 16-25. Ini merupakan kali kedua Gresik tumbang di tangan BNI 46 setelah di putaran pertama lalu menyerah di Palembang.
Tuan rumah sebenarnya tampil meyakinkan di dua set awal, lewat smash dari Novia, Qifeng, dan Mengya. Namun, setelah kalah di set kedua, para pemain Gresik Petrokimia sepertinya kehilangan kepercayaan diri. Kesalahan demi kesalahan mereka lakukan sendiri. Akibatnya, mental para pemain Jakarta BNI 46 naik hingga akhirnya mendikte permainan pemain tuan rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gresik tidak jelek mainnya, tetapi tidak cepat bangkit. Keunggulan kita tadi, Yokbeth sulit dihentikan," tambah Dasuki, yang meramalkan Jakarta BNI 46 dan Gresik Petrokimia akan menjadi dua tim terbaik Sampoerna Hijau Voli Proliga tahun ini. Menurut kapten tim Jakarta BNI 46, Sari Widowati, Gresik Petrokimia sebenarnya bermain lebih bagus dibandingkan di Palembang, tetapi tim kami mempunyai semangat tanding dan menang yang lebih tinggi pada seri ini.
Menanggapi kekalahannya, pelatih Gresik Petrokimia,Β Madam Qi Lixia mengatakan, paraΒ pemainnya kurang bagus dalam bermain, dan penerimaan bola pertamanya buruk sehingga susah menghasilkan umpan matang. "Mungkin tegangΒ mau yang terbaik malah semakin menjadi beban mental tidak bermain lepas seperti sebelumnya," katanya.
(nar/krs)











































