Pada laga terakhir putaran pertama babak empat besar, di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/5), Sananta harus mengakui kehebatan Surabaya Samator dengan skor 1-3 (17-25, 25-21, 19-25, 10-25).
Ini adalah kekalahan ketiga beruntung Sananta setelah sebelumnya mereka dibuat bertekuk lutut oleh Jakarta BNI Taplus dan Palembang Bank Sumsel Babel, dengan skor kembar 2-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
depan. Namun, itu pun bergantung dengan hasil tim lain sebab BNI 46 dan Bank Sumsel Babel sudah mengantongi dua kemenangan.
βPeluang masih terbuka karena masih ada tiga laga lagi meskipun sangat berat karena tim lain pun pasti menargetkan kemenangan. Kami tidak akan menyerah begitu saja, kami akan habis-habisan,β ujar Asisten Pelatih Sananta Ade Kelana.
Di kelompok putri, Gresik Petrokimia berhasil balas dendam atas dua kekalahannya pada babak reguler dengan mengalahkan Jakarta BNI 46 dengan empat set, 25-20, 22-25, 25-18, 25-21.
Hasil itu membuat langkah Gresik ke babak final menjadi lebih ringan, karena sebelumnya telah mengantongi satu kemenangan ketika bertemu Jakarta TNI AU.
Sebaliknya bagi BNI. Kekalahan itu membuat mereka harus bekerja keras agar dapat ke partai puncak, karenaΒ sebelumnya sudah kalah dari Jakarta Electric PLN, tim yang juga mengalahkan Gresik Petrokimia.
Hasil lain
Jakarta BNI 46 vs Palembang Bank Sumsesl Babel (Putra) 3-2 (18-25, 21-25, 25-21, 25-20, 15-13)
Jakarta Electric PLN vs Jakarta TNI AU (Putri) 0-3 (19-25, 24-26, 23-25)
(arp/mrp)











































