Pada hari Minggu 20 Juni itu paling tidak akan ada sekitar 30 ribu orang yang akan datang "menyerbu" kawasan tersebut, menyusul digelarnya ajang Jakarta Internasional 10-K, yang disponsori oleh Milo dari Nestle.
Acara yang sudah kali ketujuh digelar ini digelar dalam rangka memeriahkan ulang tahun Kota Jakarta dan akan start pukul 06.30 WIB. Rutenya akan menempuh Jl. MH Thamrin dan menuju Jl. Jendral Sudirman. Kemudian berputar di depan Kampus Unika Atmajaya dan menuju finis kembali di Silang Monas Barat Daya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampil sebagai pemenang di nomor paling elit di tahun 2009 adalah pelari Kenya, John Cheruiyot, setelah mencatat waktu 29 menit dan 47 detik. Itu adalah untuk kali ketiga Korir berhasil menjadi juara di Jakarta setelah dia juga jadi kampiun di penyelenggaraan 2007 dan 2008.
Sementara di nomor elit putri, trofi juara juga jatuh ke pelari Kenya, Leah Jemeli Malot, dengan waktu terbaik 33 menit dan 28 detik.
Untuk kategori putra nasional, Jauhari Johan dari Sumatra Utara berhasil menjadi pemenang. Dengan mencatat waktu 30 menit dan 48 detik dia mengungguli Agus Prayogo dan Yahuza.
Sedangkan di nomor putri nasional, muncul sebagai pemenang adalah Unik Setyorini. Menyentuh garis finis setelah menorehkan waktu 37 menit dan 10 detik, Unik mengalahkan Oliva Sadi dan Feri Marince Subnaefu.
Meski event akbar ini akan diikuti oleh banyak pelari profesional dari dalam dan luar negeri, bukan berarti peserta umum tak bisa berpartisipasi. Anda bisa ikut memeriahkan event ini dengan melakukan pendaftaran di beberapa tempat yang sudah disediakan. Untuk informasi lengkapnya, Anda bisa mendapatkannya di sini.
Jangan khawatir, ada banyak hadiah disediakan untuk peserta umum dan pelajar. Bukan tak mungkin peserta Jakarta Internasional 10-K yang sudah lelah berlari 10 km jauhnya bisa pulang naik motor yang jadi salah satu doorprize. (din/a2s)











































