"Target besar juara umum. Tapi secara realitas urutan 3-5 besar bisa masuk," kata Gubenur Riau, HM. Risal Zainal kepada detiksurabaya.com di sela-sela Rakornas KONI di Hotel Bumi Surabaya, Jalan Basuki Rahmat, Minggu (31/10/2010).
Risal juga menegaskan, pihaknya sama sekali tidak mengambil atlet luar daerah untuk memperkuat kontingen daerahnya demi mengejar target tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentang kasus kebakaran hutan yang masih sering terjadi di wilayahnya, Risal berjanji akan melakukan pemetaan dan berusaha mengendalikannya, termasuk selama PON berlangsung. Pihaknay juga berencana melakukan penghijauan di seluruh venue, seusai tema yang dicanangkan: 'Green PON'.
"Kita memang sengaja mendisain penghijauan dan memperhatikan faktor ekologi dan lingkungan," imbuhnya.
Soal anggaran, pria yang juga Ketua KONI Provinsi Riau itu memastikan anggaran PON 2012 separuh dari penyelenggaraan PON sebelumnya di Kalimantan Timur. Alasannya, tidak semua fasilitas dibangun dari nol dan beberapa fasilitas penunjang sifatnya disewa.
"Jika Kaltim kemarin habiskan Rp 400 miliar, kami separuhnya. Ada beberapa yang kita sewa seperti perangkat IT. Kita sewa dari Kaltim. Juga kendaraan akomodasi buat ofisial, atlet maupun media kita sewa. Sedangkan venue, ada yang hanya kita renovasi. Pokoknya kita akan seefisien mungkin.β
(a2s/a2s)











































