Antisipasi, Pejinak Bom Dikerahkan

Tour de Singkarak 2011

Antisipasi, Pejinak Bom Dikerahkan

- Sport
Kamis, 02 Jun 2011 03:44 WIB
Padang - Maraknya aksi teror di Indonesia melahirkan kewaspadaan dari panitia Tour de Singkarak (TdS) 2011. Tim Pejinak Bom (Jibom) dilibatkan guna melakukan pengamanan.

Kepala Bagian Pengendalian Operasi Biro Operasi Polda Sumatera Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Z. Dt. Marajo mengatakan, dilibatkannya Jibom dalam pengamanan TdS 2011 sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait keamanan. Meski kondisi keamanan di Sumatera Barat pada umumnya dianggapnya cukup kondusif, tidak ada salahnya langkah tersebut dilakukan.

"Hanya antisipasi. Jangan sampai setelah kejadian kami baru menyadari ancaman itu dan bekerja mengejar pelakunya. Sebisa mungkin jangan sampai ancaman itu menjadi kenyataan," kata Marajo seusai rapat koordinasi terakhir jelang TdS 2011 di Rumah Dinas Gubernur Sumbar, Jl.Jendral Sudirman, Padang, Kamis (2/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perwira menengah polisi itu menambahkan, ada 30 personel Jibom dari Satuan Brimob Polda Sumbar yang akan dibagi menjadi tiga kelompok kerja. Penyisiran atas kemungkinan ditemukannya bahan peledak akan dilakukan secara terus menerus selama berlangsungnya TdS pada tanggal 6-12 Juni mendatang.

"Semuanya akan kami amankan, terutama pembalap dan tim pendukungnya. Panitia, rekan-rekan wartawan yang meliput dan masyarakat yang menyaksikan juga akan kami jamin keamanannya," tegas Marajo.

Selain Jibom, dalam pengamanan TdS 2011 Polda Sumbar secara keseluruhan mengerahkan 4.558 personel. Dari jumlah tersebut, akan ada yang ditempatkan di hotel tempat pembalap dan tim mendukungnya menginap serta tempat di mana panitia melaksanakan tugas kesekretariatan.

"Untuk penempatan personel di hotel kami koordinasikan juga dengan pihak hotel bersangkutan. Seperti di Basko yang masuk kategori bintang lima, kami tempatkan empat personel secara bergantian," jelas Marajo.

Peningkatan pengamanan, masih kata Zulfahmi, dilakukan sebagai bentuk jaminan berlangsungnya event tahunan ini dengan aman dari awal hingga akhir. Dalam pengamanan event serupa di Asia Tenggara, Polda Sumbar sesumbar telah melakukan yang terbaik dalam da tahun terakhir.

"Kami yang terbaik di Asia dalam dua tahun terakhir dan itu akan kami tingkatkan dan terus pertahankan," pungkasnya.




(arp/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads