Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Chairul Riski, mengungkapkan hal itu kepada detiksport, Kamis (6/10/2011) di Pekanbaru.
Menurut Riski, ISG telah menyerahkan bendera event kepada pemerintah Indonesia melalui Gubernur Riau, Rusli Zainal di Jeddah, Arab Saudi, Rabu kemarin. Bendera itu diserahkan putra mahkota Arab Saudi, Pangerane Nawaf Faisal Fahd Abdul Aziz, yang juga menjabat presiden Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) yang bermarkas di Ques House King Arab Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita Provinsi Riau berkomitmen untuk membuktikan bahwa Riau mampu menjadi tempat penyelenggaraan event internasional tersebut. Provinsi Riau akan menyinergikan antara olahraga dan lingkungan hijau melalui konsep green sport yang diusung dalam ISG ketiga tahun 2013," kata Riski.
"Dalam sidang negara-negara Islam di Arab Saudi, pemerintah Indonesia khususnya di Riau mendapat dukungan dari negara-negara Islam sebagai tuan rumah. Acara ini akan diikuti 59 negara islam sebagai peserta ISG mendatang," tambahnya.
Salah satu pertimbangan Riau sebagai tuan rumah adalah Bumi Melayu itu tahun depan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON), sehingga banyak venue yang sudah siap dan tinggal dipergunakan.
"Kita berterima kasih atas kepercayaan negara-negara Islam yang telah mempercayakan Riau sebagai tuan rumah. Dengan penyerahan bendara ISG itu, artinya mulai sekarang kita akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelancaran acara tersebut," kata Riski.
ISG pertama kali diadakan di tahun 2005 di Arab Saudi. Meski berlabel "negara Islam", tapi atlet yang bukan muslim dari negara peserta diperbolehkan mengikuti event tersebut.
ISG kedua semula diagendakan digelar di Iran pada April 2010, tapi kemudian dibatalkan karena terjadi pertentangan di kalangan negara Arab seputar logo kejuaraan yang dipakai tuan rumah.
(a2s/krs)











































