Senna berstatus juara bertahan Junior Karting Asia 2010, sementara Dana adalah juara Asia Max Challenge kelas Micro Max. Singkat kata, mereka punya modal yang relatif bagus sebelum perhelatan AKOC.
Sebagai juara bertahan, Senna punya tekad khusus tahun ini, apalagi kalau bukan mempertahankan gelar tersebut. Siswa kelas 3 SMP Highscope Indonesia itu telah melakukan "pemanasan" dengan menjadi juara pada putaran IV di Sirkuit Clark International Speedway, Filipina, akhir pekan lalu. Padahal, Senna sempat keluar lintasan akibat berbenturan dengan pegokart lain dan posisinya turun ke urutan 12.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia membalap begitu agresif namun sangat tenang. Ketika dia terlempar keluar sirkuit, kami sudah pasrah dan hanya berharap dapat finish serta mengumpulkan poin semaksimal mungkin," kata manajer Red White, Stanley Iriawan, dalam rilis yang diterima detikSport, mengomentari penampilan Senna di Filipina lalu.
Sementara itu, Dana juga siap untuk berprestasi serupa. Pegokart berusia 10 tahun itu juga membalap dengan sangat agresif tenang dan berhasil menembus garis finish pada urutan terdepan pada kelas mini pada putaran IV lalu.
"Saya sangat puas dengan penampilan Dana, di mana dia telah menunjukkan kemajuan yang sangat pesat, terutama dalam beradaptasi dengan sirkuit baru. Apalagi umurnya baru 10 tahun, sehingga ke depan bisa menjadi ancaman serius peserta junior," ucap Stanley.
(roz/krs)











































