Nanan Tak Ingin Ada Intrik di IMI

Nanan Tak Ingin Ada Intrik di IMI

- Sport
Sabtu, 17 Des 2011 20:49 WIB
Nanan Tak Ingin Ada Intrik di IMI
Solo - Ikatan Motor Indonesia (IMI) telah memiliki ketua umum yang baru, Nanan Soekarno. Setelah terpilih ia bertekad mengikis intrik-intrik yang sempat mewarnai Munas dan berharap pengurus bisa saling menutupi kekurangan.

Nanan yang juga menjabat sebagai wakil kepala kepolisian Republik Indonesia (wakapolri) itu memenangi pemilihan dalam Munas IMI VII di Hotel Sunan, Solo hari Jumat (16/12/2011) kemarin. Ia mengalahkan Hotmangaraja Panjaitan dan Johny Pramana.

"Saya berharap intrik-intrik yang mewarnai pemilihan hingga kemarin malam itu dihilangkan. Mari bersatu membangun IMI ke depan agar lebih baik," ujar Nanan yang berpangkat Komisaris Jenderal Polisi itu, seperti tertuang dalam rilis yang diterima redaksi detiksport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebab, begitu saya jadi Ketua Umum PP IMI, saya bukan hanya milik 21 Pengprov IMI yang memilih saya, tapi juga milik 12 Pengprov yang tidak memilih saya. Jadi, saya milik bersama, milik seluruh Pengprov IMI," cetus Nanan.

Ia juga berjanji tidakakan melupakan begitu saja pengurus periode sebelumnya, termasuk ketua umum 2007-2011, Juliari P. Batubara.

"Pak Ari (panggilan Juliari--red), jangan tinggalkan saya. Tegurlah saya kalau menyimpang," tutur Nanan.

Untuk pengurus yang akan dibentuknya, Nanan mengaku tidak akan membuat dirinya merasa memiliki hak prerogatif, tapi tetap akan meminta masukan dari pihak-pihak terkait, terutama Pengprov.

"Saya berharap kepengurusan PP IMI 2011-2015 bisa saling menutupi kekurangan. Sebab, saya sebagai manusia pasti tidak sempurna," tambahnya, seraya menambahkan bahwa dirinya siap menerima potensi Munaslub apabila di tahun pertamanya dianggap tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ia juga berjanji akan menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai ketua umum PP IMI secara transparan. Tak ada yang akan ia tutup-tutupi. "Akan saya laksanakan kepercayaan Munas IMI ini dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.


(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads