Nanan yang juga menjabat sebagai wakil kepala kepolisian Republik Indonesia (wakapolri) itu memenangi pemilihan dalam Munas IMI VII di Hotel Sunan, Solo hari Jumat (16/12/2011) kemarin. Ia mengalahkan Hotmangaraja Panjaitan dan Johny Pramana.
"Saya berharap intrik-intrik yang mewarnai pemilihan hingga kemarin malam itu dihilangkan. Mari bersatu membangun IMI ke depan agar lebih baik," ujar Nanan yang berpangkat Komisaris Jenderal Polisi itu, seperti tertuang dalam rilis yang diterima redaksi detiksport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga berjanji tidakakan melupakan begitu saja pengurus periode sebelumnya, termasuk ketua umum 2007-2011, Juliari P. Batubara.
"Pak Ari (panggilan Juliari--red), jangan tinggalkan saya. Tegurlah saya kalau menyimpang," tutur Nanan.
Untuk pengurus yang akan dibentuknya, Nanan mengaku tidak akan membuat dirinya merasa memiliki hak prerogatif, tapi tetap akan meminta masukan dari pihak-pihak terkait, terutama Pengprov.
"Saya berharap kepengurusan PP IMI 2011-2015 bisa saling menutupi kekurangan. Sebab, saya sebagai manusia pasti tidak sempurna," tambahnya, seraya menambahkan bahwa dirinya siap menerima potensi Munaslub apabila di tahun pertamanya dianggap tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Ia juga berjanji akan menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai ketua umum PP IMI secara transparan. Tak ada yang akan ia tutup-tutupi. "Akan saya laksanakan kepercayaan Munas IMI ini dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.
(a2s/a2s)











































