NBA Akhirnya Bergulir

Kilas Balik Olahraga 2011 (Desember)

NBA Akhirnya Bergulir

- Sport
Sabtu, 31 Des 2011 17:47 WIB
NBA Akhirnya Bergulir
Jakarta - Setelah hampir setengah tahun Lockout akhirnya kompetisi basket paling wah di dunia, NBA, bergulir di bulan Desember. Triple big match pun jadi menu pembuka musim NBA 2011/2012.

NBA sejatinya bergulir sekitar akhir Juli atau Agustus, namun karena tidak tercapainya kesepakatan soal masalah finansial di antara pihak NBA, tim dan serikat pemain, jadilah aktivitas basket nomor satu di Amerika Serikat terhenti sementara.

Namun setelah akhirnya dilakukan pertemuan terakhir akhir pada November, NBA akhirnya jadi digelar dan seperti ingin memberi kado Natal terbaik para penggemarnya, laga perdana pun dihelat pada 25 Desember.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga laga besar dipanggungkan yakni Boston Celtics di kandang New York Knicks yang diikuti dengan Miami Heat di kandang Dallas Mavericks dan Chicago Bulls melawan LA Lakers. Keenam tim itu masih jadi kandidat terkuat juara musim ini, di samping San Antonio Spurs, Oklahoma City Thunders dan LA Clippers yang baru kedatangan Chris Paul.

Knicks, Heat dan Bulls dengan apik mengawali musim ini lewat kemenangan atas lawan-lawan kuatnya tersebut.

Juga membuka musim yang baru adalah National Basketball League (NBL). Seri pertama dari enam seri reguler musim ini, digelar di Bandung dari tanggal 10 hingga 18 Desember. Selanjutnya NBL akan digelar di Solo (7-15 Januari 2012), Palembang (28 Januari-5 Februari), Denpasar (18-26 Februari), Surabaya (10-18 Maret), dan Jakarta (31 Maret-8 April).

Dari dunia tenis internasional, Spanyol berhasil meraih gelar Piala Davis kelimanya usai mengalahkan Argentina dengan skor 3-1. Sebelumnya 'Negeri Matador' meraihnya di tahun 2000, 2004, 2008, dan 2009.

Sementara itu para pebulutangkis Indonesia berhasil meraih gelar titel Super Series di Makau Terbuka lewat ganda campuran, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, serta satu gelar juga dari India Terbuka GP Gold atas nama Taufik Hidayat. Ini boleh dibilang sebagai penebus kegagalan meraih satupun titel di BWF World Super Series Finals yang digelar di Guangzhou.

Setelah menggelar SEA Games, Indonesia dari tanggal 15 sampai 20 Desember juga kebagian jatah menghelat ASEAN ParaGames, pesta olahraga untuk atlet penderita Tuna Daksa.

Event yang digelar di Solo itu sukses dimenangi Thailand dengan raihan total 126 emas, 96 perak dan 73 perunggu, sementara Indonesia di urutan kedua dengan 113 emas, 108 perak dan 89 emas.

(mrp/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads