Jelang Olimpiade 2004
INA Berpeluang di Taekwondo
Selasa, 27 Jul 2004 19:00 WIB
Jakarta - Selain bulutangkis, panahan, dan angkat besi, cabang olahraga lain yang diharapkan dapat menyumbangkan medali emas buat kontingen Indonesia di Olimpiade 2004 adalah taekwondo.Demikian dikatakan Ketua Bidang Prestasi KONI Joko Pramono ketika ditemui wartawan usai mengikuti acara pengukuhan pengurus PB PBVSI periode 2004-2008 di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Selasa (27/7/2004).Taekwondo disebut Joko setelah melihat prestasi atlet putri Juana Wangsa Putri yang menjadi juara dalam kualifikasi Olimpiade di Paris, 4 - 7 Desember 2003. Saat itu ia mampu mengalahkan taekwondoin-taekwondoin dari Amerika Serikat, Belgia, Chili, Thailand, dan Venezuela hingga akhirnya merebut emas dan berhak tampil di Athena bulan depan.βJuana itu βkan juara dunia. Jadi, mungkin taekwondo bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,β ujarnya. Tentang kans di cabang bulutangkis, Joko menilainya tidak mudah karena lawan dari negara-negara lain sangat kuat, terutama Cina. Dua pemain tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat, misalnya, ia anggap punya kemampuan yang tidak kalah dari pemain-pemain Cina, Namun hal itu tergantung pada kesiapan mereka saat di lapangan.βSaya harap mereka tetap bisa berjuang sehingga tradisi emas bisa berlanjut,β tandas Joko. Empat tahun lalu di Sydney Indonesia hanya meraih satu medali emas dari cabang bulutangkis atas nama pasangan ganda putra Candra Wijaya/Tony Gunawan. (a2s/)











































