Demikian disampaikan Juru Bicara Pemprov Riau, Chairul Riski dalam perbincangan dengan detikSport, Jumat (10/2/2012) di Pekanbaru. Menurut Riski memang masih ada bebarap cabor yang belum memiliki lapangan.
Namun demikian, segala persiapan untuk membangun beberapa cabor itu sudah dilakukan. Dengan tenggat waktu sekitar tujuh bulan lagi, Pemprov Riau yakin dapat menuntaskan pembangunannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesiapan Riau sebagai tuan rumah PON sebelumnya banyak diragukan. Itu terkait masih adanya venue pertandingan yang bahkan belum dibangun hingga kini.
PON yang rencananya akan dimulai bersamaan dengan Hari Olahraga Nasional pada 9 September 2012 mendatang, akan mempertandingkan 40 Cabor. Namun kini ada delapan cabor yang belum dibangun lapangannya yakni boling, biliar, panahan, tenis lapangan, squash, balap sepeda, sepatu roda, dan dayung. Sementara sepak takraw sejauh ini lokasinya baru sebatas dibersihkan.
Dengan event yang hanya tinggal tujuh bulan lagi, kekhawatiran PON harus diundur sempat menyeruak.
"Sepertinya baru 75%. Yang didengung-dengungkan gubernur bahwa persiapan PON sudah 98 persen, tidak sepenuhnya benar. Kami khawatir, bila panitia penyelenggaraan tidak segera berbenah, PON bisa jadi terancam diundur. Ini sangat memalukan," ungkap anggota DPRD Riau, Bagus Santoso.
(cha/din)











































