"Special Olympics Indonesia (SOIna) bekerja sama dengan UNICEF Indonesia telah menominasikan Stephanie, salah satu atlet SOIna yang berprestasi untuk menjadi kandidat pembawa obor Olimpiade 2012," demikian keterangan pihak SOIna yang diterima redaksi detiksport, Senin (16/4/2012).
"Pada akhirnya Stephanie, dengan kisah yang menginspirasi banyak orang, terpilih menjadi pembawa obor pada Olimpiade 2012."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stephanie menyandang downsyndrome, yang membuatnya begitu lemah saat dilahirkan. Menurut ibunya, ia baru bisa menegakkan kepalanya di saat berumur delapan bulan, dan mengalami kesulitan berbicara sampai usia 4 tahun.
Seiring berjalannya waktu, Stephanie telah membuktikan bahwa kondisinya itu tidak menghalanginya untuk berprestasi. Selain juara renang di Olimpiade, ia juga pernah masuk Museum Rekor Indonesia sebagai seseorang penyandang downsyndrome yang mampu memainkan 22 lagu dengan piano.
(a2s/roz)











































