Memorial Jump 99 Peterjun Buat Theo Mandagi
Jumat, 13 Agu 2004 11:14 WIB
Denpasar - Untuk mengenang dan menghormati almarhum Theo Mandagi yang dua hari lalu turut dalam pemecahan rekor terjun payung kerja sama di udara 100 orang, hari Jumat (13/8/2004) ini sebanyak 99 peterjun akan melakukan memorial jump (MJ).βMJ dilakukan oleh 99 peterjun, sedangkan satu tempat disimbolkan untuk almarhum. Penerjunan seperti ini pernah juga dilakukan untuk atlet Edi Kristiono yang meninggal dunia di Lido (Sukabumi) bulan Juli lalu,β terang ketua panitia event βSeratus Citra Anak Bangsaβ, Nisfu Chasbullah, kepada detikcom di Base Ops Lapangan Udara Ngurah Rai, Denpasar.Seperti diberitakan sebelumnya, Theo Mandagi, atlet terjun payung kawakan Indonesia, tewas hari Rabu (11/8/2004) petang WITA dalam penerjunan untuk membentuk formasi 50 orang di udara. Saat itu payungnya tidak terbuka dan ia langsung jatuh ke bumi dan ditemukan di daerah rawa-rawa di dekat bandara.Musibah tersebut terjadi setelah Theo ikut ambil bagian dalam pemecahan rekor nasional formasi 100 orang di udara. Ia adalah satu dari 24 peterjun asal Indonesia yang lolos seleksi untuk membuat rekor tersebut, sedangkan 76 lainnya berasal dari negara-negara lain.Sementara itu, ditambahkan Nisfu, hari ini agenda acara yang dimaksudkan untuk memperingati HUT ke-59 Republik Indonesia itu kembali dilanjutkan setelah kemarin ditiadakan sebagai tanda berkabung.Para peserta terlihat mulai semangat lagi dan menganggap bahwa musibah seperti yang dialami Theo bisa terjadi pada siapa saja. Namun kegiatan terjun payung harus tetap berjalan dan jangan sampai terjebak dan terbelenggu dengan kondisi ini terus-menerus.Beberapa atraksi yang akan diupayakan hari ini di antaranya 80 peterjun asing akan membentuk formasi baru di udara; 12 peterjun asing terjun boogie dari ketinggian 10 ribu kaki; 26 atlet Indonsia mencoba memecahkan rekor konfigurasi bulat dari ketinggian 15 ribu kaki.βPeterjun-peterjun kita hari ini sudah siap dengan spirit baru. Mereka akan mencoba memecahkan rekor konfigurasi bulat 26 orang. Rekor sebelumnya adalah 24 orang,β ujar Nisfu. Besok (14/8/2004) kegiatan ini akan diakhiri di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Lokasi dipindahkan dari Bali atas permintaan pemda setempat. (a2s/)











































