Presiden Komite Olimpiade Internasional atau IOC, Jacques Rogge, sempat memicu kontroversi melalui sebuah pernyataannya terkait McDonalds dan Coca Cola yang mensponsori Olimpiade.
Kontroversi itu terjadi setelah kemari Rogge mengatakan ada sebuah "tanda tanya" di balik pemilihan kedua waralaba raksasa itu sebagai sponsor Olimpiade 2012, sementara ada anggapan bahwa mereka telah memicu gejala obesitas secara global.
Ketika pernyataanya itu dikutip media-media Inggris dan menghebohkan, Rogge membuat klarifikasi. Orang Belgia itu menyatakan ucapannya telah dipelintir, serta menegaskan bahwa McDonalds dan Coca Coca telah menjadi partner kerja IOC selama puluhan tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IOC sangat menghargai peran McDonalds dan Coca Cola yang telah menjadi sponsor selama bertahun-tahun, dan berhasil memberikan kesan positif selama ini. Ada sebuah semangat globalisasi yang dibawa McDonalds dan Coca Cola ke dalam Olimpiade kali ini."
"Kami bangga dapat bekerja sama dengan McDonalds dan Coca Cola dan akan melanjutkan kerja sama ini hingga tahun 2020."
Coca-Cola adalah sponsor Olimpiade terlama dan telah menjadi mitra dari IOC sejak 1928. Sponsor ini juga pernah terlibat dalam Olimpiade London terakhir di tahun 1948.
McDonalds, yang empat restorannya di Olympic Park di London adalah termasuk yang terbesar di dunia, sudah menjadi sponsor Olimpiade sejak 36 tahun silam.
(a2s/din)











































