detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 05 Nov 2012 18:07 WIB

Drifting Tak Sekadar Adu Cepat

- detikSport
AlinkaHardianti (detikSport)
Jakarta - Drifting merupakan jenis balapan mobil yang berbeda dengan yang lainnya. Tak sekadar adu cepat, balapan ini juga mempertimbangkan beberapa aspek lainnya. Apa saja?

Di Jakarta Interantional Expo, 17-18 November mendatang, akan berlangsung seri terakhir Formula Drift Asian Series. Perhelatan itu merupakan seri terakhir di tahun 2012.

Dua pebalap dari tim Achilies Radial Formula Drift Indonesia, Alinka Hardianti dan M.R Armando, menerangkan bagaimana penilaian di perlombaan yang menuntut kemampuan prima dari driver dalam mengendalikan mobil itu.

"Drift itu 50 persen balapan 50 persen lainnya entertaiment. Penilaian dalam drifting itu subyektif. Kalau dalam balapan lain pemenang ditentukan secara konkret dengan catatan waktu, sementara drifting ditentukan oleh juri," terang Alinka yang merupakan satu-satunya pebalap putri di seri terakhir Formula Drift Asian Series saat ditemui wartawan di parkir barat JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (5/11/2012) siang.

"Dalam drifting ada tiga juri. Juri pertama melakukan penilaian line, juri kedua angle, juri ketiga style dan speed. Line nilainya 30 poin, angle 30 poin, style 30 poin, dan speed 10 poin," tambah Dido, panggilan akrab Armando, menimpali penjelasan rekannya itu.

Lebih lanjut Dido menerangkan bahwa untuk memenangkan satu balapan drift seorang pebalap harus bisa pintar memenuhi selera juri yang sudah diumumkan dalam pertemuan sebelum balapan.




(cas/a2s)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com