Finnish Open 2013 digelar di Finlandia pada 31 Agustus hingga 1 September lalu. Di ajang tersebut seluruh wakil Indonesia total meraih 19 medali, dengan rincian enam medali emas, lima perak, dan delapan perunggu.
Medali emas berhasil dipersembakan oleh Sari Srunita (kumite di bawah 50 kilogram), Indah Mogia (kumite di bawah 68 kilogram), Imam Ragananda (kumite di bawah 60 kilogram), Hirga Yoga (kumite di bawah 67 kilogram), Hendro Salim (kumite di bawah 84 kilogram), dan Siti Maryam (perorangan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya jangan cepat puas juga, malah harusnya di-maintanence dan terus ditingkatkan, karena masih banyak hal yang harus dicapai untuk mengamankan prestasi setinggi-tingginya di SEA Games nanti," pesan pelatih Omita Olga, ketika dihubungi detiksport, Kamis (5/9/2013).
Omita bahkan sudah menyiapkan beberapa evaluasi pada atlet-atletnya. Disebutnya, secara tehnik tim karate sudah mencapai 60 persen. Sementara untuk fisik sudah capai 80 persen, dan mental 90 persen.
"Tinggal yang sisanya ini dibenahi lagi supaya mencapai 100 persen," terangnya.
Selain masalah teknik pertarungan, tim karate Indonesia juga terkendala hal lain. Masalah yang masih mengganggu adalah soal pengadaan peralatan latihan yang sampai sekarang belum terealisasi.
"Perlengkapan latihan yang harusnya sudah diberikan oleh Satlak Prima sejak Oktober tahun lalu, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda bakal datang."
"Peralatan menjadi fokus kami karena tanpa peralatan yang memadai prestasi tim tak akan lancar," katanya.
"Kami masih pakai yang kemarin. Tapi kan engga bisa terus-terusan begini. Kalau ini bajunya kotor, lalu hand protector rusak, kita kan engga bisa tanding. Pasti disuruh keluar, karena memang ada aturannya. Makanya kami berharap sekali persoalan ini segera selesaikan," harapnya.
(mcy/din)











































