Sejak bulan September lalu, sebanyak 10 atlet pelatnas tinju sudah melakukan sejumlah latihan, baik itu fisik, taktik, maupun teknik di Kuba. Setelah tiga bulan, para atlet dijadwalkan kembali ke tanah air pada Rabu (27/11/2013).
Tadinya, para atlet akan langsung menuju Myanmar dari Kuba. Akan tetapi, karena keterbatasan dana dari pemerintah, rencana itu pun dibatalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya karena kalau dibebankan lagi ke PP sudah tidak mungkin lagi. Tak ada dana, akhirnya kami berangkat dari tanah air," katanya.
Keberangkatan tim tinju akan dibagi menjadi dua kloter. Kloter pertama berangkat pada tanggal 2 Desember, berisi enam orang. Tiga hari berselang, sekitar 14 orang, termasuk atlet, wasit hakim, manajer, dan pelatih akan menyusul.
"Kita tandingnya itu tanggal 8 Desember 2013. Satu hari sebelumnya akan ada technical meeting dan timbang berat badan. Jadi sebelum pembukaan SEA Games kita sudah tanding duluan," terang Martinez.
Untuk mengisi waktu tersisa, Mertinez mengatakan, pihaknya akan melakukan latihan ringan. "Fungsinya untuk menjaga performa para atlet. Jadi dari yang tadinya 100 persen menjadi 60 sampai 70 persen. Berkurangnya ya 30 sampai 40 persenlah, sebelum berangkat ke Myanmar," ujarnya.
(mcy/mfi)











































