Terakhir kali Daud bertanding di kelas bulu adalah pada pertandingan melawan petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka, bulan April silam. Saat itu, dia kalah TKO pada ronde 12.
Setelah kalah dari Vetyeka, Daud naik ke kelas ringan. Daniel Brizuela (Argentina) menjadi lawan pertamanya di kelas ini. Pada pertarungan yang dilangsungkan pada bulan Juli di Perth itu, Daud menang angka mutlak atas Brizuela dan menjadi juara dunia versi IBO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa lebih banyak power di kelas 61. Lebih kuat, lebih pintar, lebih bisa melakukan apa yang ingin dilakukan di atas ring," lanjutnya.
"Apa yang sudah diprogramkan bisa terlaksana, dibandingkan di kelas bulu. Karena masalah tadi, dehidrasi yang terlalu banyak. Saya lebih nyaman di kelas 61. Kalau kelas 57 capek," kata Daud.
Pertarungan kedua di kelas ringan sudah menanti Daud. Dia akan berhadapan dengan petinju Afrika Selatan, Sipho Taliwe, di Metro City, Perth, Jumat (6/12) mendatang.
(mfi/krs)











































