Berangkat ke Myanmar, Kontingen Indonesia Diminta Bergembira

Berangkat ke Myanmar, Kontingen Indonesia Diminta Bergembira

Mercy Raya - Sport
Kamis, 05 Des 2013 14:01 WIB
Berangkat ke Myanmar, Kontingen Indonesia Diminta Bergembira
detikSport/Rengga Sancaya
Jakarta - Ketua Satlak Prima, Surya Dharma, meminta maaf pada atlet SEA Games atas banyak kendala yang dihadapi selama pelatnas. Meminta seluruh atlet bergembira, dia berharap kendala yang ada tak melunturkan semangat juang.

Demikian diungkapkan Surya Dharma dalam pembekalan motivasi pada atlet yang akan berangkat ke SEA Games 2013. Bertempat di Gedung Koni, Senayan, Kamis (5/12/2013), hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua KONI, Tono Suratman, dan sekitar 400 atlet .

"Pembekalan ini adalah bentuk upaya untuk mencairkan kondisi kalian setelah berlatih mengikuti program yang sudah diatur Prima. Lepaskan gembira kalian sebelum melakukan pertandingan. Dengan gembira kita jadi semangat untuk bisa juara," tegas Surya Dharma, yang disambut antusias para atlet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Surya Dharma juga meminta maaf atas kendala-kendala yang banyak diemui atlet selama melakukan pelatnas. Dia berharap apa yang telah terjadi tak merusak mental atlet di Myanmar.

"Saya minta maaf atas segala kekurangan, tapi saya yakin didalam kekurangan pasti ada perubahan, saya yakin atlet Indonesia mentalnya mental baja," lanjut dia.

Mengenakan jaket merah berpadu warna abu-abu dan pita merah putih yang diikatkan di bagian kepala, para atlet dan pelatih terlihat bersemangat mengikuti acara tersebut.

"Pertama-tama saya mengucapkan terimakasih kepada panitia ‎yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik. ‎Saya juga ingin menyampaikan ‎mengenai kondisi di sana. Cuaca di Myanmar di bulan Desember antara 10 sampai 17 derajat, cukup tinggi. ‎Di sana juga fasilitasnya terbatas, medannya cukup jauh, jadi tak perlu bawa barang-barang seperti TKI, cukup membawa pakaian pertandingan," pesan Tono Suratman.

Pembekalan motivasi yang dilakukan KONI dan Satlak Prima disambut positif atlet. Aswar, yang akan berlaga di cabang karate, menilai mental punya peran besar dalam menentukan hasil pertandingan.

"Semangat dengar motivasinya. Menurut saya hal-hal seperti ini penting, karena yang mempengaruhi hasil pertandingan, 60 persen adalah mental. Kalau mental kita goyang itu akan buyar," kata Aswar seraya mengangkat dua tangannya serta mengepal jari. ‎

"Makanya kita tetap harus semangat, kalau hanya memikirkan uang terus, tidak bisa fokus, harusnya berikan yang terbaik dulu. Kalau itu sudah jadi baru," simpul atlet yang akan turun do nomor kata beregu putra itu.

(mcy/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads