Dinda, sapaan akrab Dellie Threesyadinda, merupakan satu dari enam atlet panahan yang diloloskan tim Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk masuk pemusatan latihan nasional Asian Games 2014. Lima atlet lainnya adalah Ika Yuliana Rochmawati (Jawa Timur -nomor recurve), Titik Kusumawardani (Yogyakarta- nomor recurve), Diananda Chairunisa (Jawa timur- nomor recurve), Rona Siska Sari ( Jakarta- nomor compound putri), dan Sri Ranti (Jawa Barat-nomor compound putri).
Meski belum mendapatkan panggilan dari PB Perpani atau Satlak Prima untuk menjalani pelatnas terpusat, Dinda saat ini tetap berlatih secara rutin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski hanya sebatas persiapan umum, nyatanya latihan ini cukup penting untuk Dinda. Apalagi nomor compound baru pertama kali dilombakan di Asian Games tahun ini di Incheon, Korea Selatan, September-Oktober mendatang.
"Kemarin saya nggak ikut Asian Games karena nomor compound nggak dipertandingkan. Nah sekarang untuk pertama kalinya diturunkan, tentu merupakan kesempatan bagi saya untuk memberikan yang terbaik," terangnya.
Dalam persiapannya menuju Asian Games, Dinda akan berlatih maksimal dan mengikuti ujicoba-ujicoba di berbagai kejuaraan.
"Karena dengan ujicoba, kita akan tahu peta kekuatan lawan. Seperti Korea dan Iran itu, compound putra putrinya bagus."
Dinda juga meminta dukungan dari PB dan pemerintah agar pemusatan latihan kali ini lebih baik. "Ya seperti alat dan dukungan lainnya bisa lebih awal. Tidak seperti SEA Games kemarin," katanya.
(/)











































