Dellie Threesyadinda Siap Berikan yang Terbaik di Asian Games

Dellie Threesyadinda Siap Berikan yang Terbaik di Asian Games

- Sport
Jumat, 21 Feb 2014 17:47 WIB
Dellie Threesyadinda Siap Berikan yang Terbaik di Asian Games
Facebook Dellie Threesyadinda
Jakarta - Tim panahan Indonesia hampir pasti turun di nomor compound di Asian Games 2014. Dellie Threesyadinda yang akan turun di nomor tersebut kini sedang berlatih di Jawa Timur.

Dinda, sapaan akrab Dellie Threesyadinda, merupakan satu dari enam atlet panahan yang diloloskan tim Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk masuk pemusatan latihan nasional Asian Games 2014. Lima atlet lainnya adalah Ika Yuliana Rochmawati (Jawa Timur -nomor recurve), Titik Kusumawardani (Yogyakarta- nomor recurve), Diananda Chairunisa (Jawa timur- nomor recurve), Rona Siska Sari ( Jakarta- nomor compound putri), dan Sri Ranti (Jawa Barat-nomor compound putri).

Meski belum mendapatkan panggilan dari PB Perpani atau Satlak Prima untuk menjalani pelatnas terpusat, Dinda saat ini tetap berlatih secara rutin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Latihan sudah sejak lama, atlet yang masuk pelatnas maupun yang tidak masuk pelatnas tetap latihan di Jawa Timur," ucap Dinda dalam sambungan telepon dengan detikSport, Jumat (21/2/2014).

Meski hanya sebatas persiapan umum, nyatanya latihan ini cukup penting untuk Dinda. Apalagi nomor compound baru pertama kali dilombakan di Asian Games tahun ini di Incheon, Korea Selatan, September-Oktober mendatang.

"Kemarin saya nggak ikut Asian Games karena nomor compound nggak dipertandingkan. Nah sekarang untuk pertama kalinya diturunkan, tentu merupakan kesempatan bagi saya untuk memberikan yang terbaik," terangnya.

Dalam persiapannya menuju Asian Games, Dinda akan berlatih maksimal dan mengikuti ujicoba-ujicoba di berbagai kejuaraan.

"Karena dengan ujicoba, kita akan tahu peta kekuatan lawan. Seperti Korea dan Iran itu, compound putra putrinya bagus."

Dinda juga meminta dukungan dari PB dan pemerintah agar pemusatan latihan kali ini lebih baik. "Ya seperti alat dan dukungan lainnya bisa lebih awal. Tidak seperti SEA Games kemarin," katanya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads