Ini Penilaian Dewan Olimpiade Asia tentang Fasilitas Venue Olahraga di Indonesia

Ini Penilaian Dewan Olimpiade Asia tentang Fasilitas Venue Olahraga di Indonesia

- Sport
Rabu, 07 Mei 2014 19:04 WIB
Ini Penilaian Dewan Olimpiade Asia tentang Fasilitas Venue Olahraga di Indonesia
Jakarta -

Indonesia mendapat respons positif dari tim ahli utusan Olympic Council of Asia (OCA), Wei Jizhong, terkait hasil peninjauan sarana dan prasarana olahraga untuk menggelar Asian Games 2019.

Hal ini diungkapkan Jizhong seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5/2014). Dalam kesempatan itu ia ditemani ketua umum KOI, Rita Subowo, beserta jajarannya.

Kemarin ia meninjau beberapa venue di Palembang, dan hari ini di Jakarta. Ada perbedaan penilaian untuk kedua kota tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jakarta sudah bisa menggunakan fasilitas yang ada, sudah ada stadion sepakbola, area pertandingan bola voli. Jadi tidak perlu membangun fasilitas baru," tutur Jizhong.

"Begitu juga dengan Palembang, fasilitasnya bagus, arenanya compact (terpadu), tapi sayangnya itu tidak cukup," tambahnya.

"Untuk itu, saya pikir Palembang bisa menjadi kota yang kuat untuk men-support segala fasilitas di Jakarta. Tinggal tergantung dari komite Indonesia-nya untuk mengkoordinir dan memutuskan mana yang lebih baik."

Setelah itu pihaknya akan melaporkan hasil kunjungan ini kepada presiden OCA, dan akan diputuskan negara mana yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2019.

"Kami baru akan memutuskan soal tuan rumah September mendatang pada rapat umum OCA," ucapnya.

Sementara itu Rita menegaskan bahwa pihaknya berupaya untuk membantu pemerintah dalam proses peninjauan beberapa venue di Indonesia.

"Kita hanya membantu pemerintah untuk mendatangkan perwakilan OCA, karena memang beliau yang ditugaskan untuk menilai semua venue dan lainnya. Nah, kami ke sini (Kemenpora) juga dalam rangka melaporkan, bahwa pada nyatanya Indonesia dianggap sudah bagus dan tidak perlu membangun gedung baru," terangnya.

"Karena yang terpenting dan harus ada adalah kolam renang, atletik, dan velodrome, karena velodrome kita sudah tua.

"Besok kita akan ke Bandung, Jawa Barat, untuk melihat kondisi di sana. Kalau Surabaya tidak perlu lagi, karena sudah pernah," tambah Rita.

(mcy/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads