Salah satu pelatih nasional cabang renang Albert C Sutanto mengaku sampai saat ini belum menerima bonus atas prestasinya membawa para atletnya juara di SEA Games Myanmar, Desember 2013.
"Belum dapat (bonus)," sahut Albert ketika ditanya soal bonus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau masalah administrasi itu sudah saya serahkan sejak April kemarin," katanya.
Tapi keadaan semakin miris karena atlet yang dilatihnya pun masih ada yang belum mendapatkan bonus.
"Atlet saya saja masih ada yang belum dapat, apalagi pelatihnya," ujarnya.
"Kalau melihat sejarah Indonesia ini memang yang paling lama. Sejak saya menjadi atlet nasional sampai sekarang jadi pelatih, pencairan bonus itu paling lama dua bulan. Sekarang lebih dari itu" cetusnya.
"Jadi menurunkan motivasi menjadi pelatih sih engga. Cuma kadang-kadang kita kecewa saja. Karena ini memang yang terparah."
Namun Albert juga bukan tanpa usaha menunggu bonus turun. "Ya saya pernah tanya kapan bonus cair. Tapi dibilang tunggu saja," tambahnya.
Tidak hanya Albert, pelatih cabang karate Omita Olga Ompi juga mengungkapkan hal senada. Ia mengkritik soal lamanya proses pencairan bonus.
"Iya nih katanya bonus bakal keluar. Tapi sampai sekarang belum ada," cetus Omita dalam kesempatan terpisah.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah atlet dan pelatih sempat dijanjikan bonus usai mengukir prestasi di ajang SEA Games 2013 dan ASEAN Paragames 2014. Tapi, setelah tujuh bulan berlalu, ada beberapa dari peraih medali itu yang belum juga mendapatkan dana prestasi yang dijanjikan itu. Tak terkecuali para pelatih yang sama sekali belum menerima.
Pencairan dana prestasi itu sebenarnya sudah dijanjikan bakal cair Januari lalu. Namun karena beberapa alasan pencairan bonus akhirnya sempat tertunda.
Seiringnya waktu, bonus akhirnya cair pada April lalu. Tapi itupun tidak semuanya atlet menerima karena pencairan bonus dilakukan secara bertahap. Sebabnya masih ada beberapa data atlet yang belum lengkap. Seperti NPWP yang belum terlampir, nomor rekening yang tidak valid, dan sebagainya.
(mcy/din)











































