Guardiola dan Manchester City, Tiada yang Abadi

Guardiola dan Manchester City, Tiada yang Abadi

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 22 Mei 2026 18:40 WIB
Soccer Football - Premier League - Manchester City v West Ham United - Etihad Stadium, Manchester, Britain - May 19, 2024  Manchester City manager Pep Guardiola kisses the trophy after winning the Premier League Action Images via Reuters/Lee Smith ED
Foto: Action Images via Reuters/Lee Smith
Jakarta -

Pep Guardiola resmi cabut dari Manchester City. Lewat kata-kata puitis, Guardiola sampaikan salam perpisahan. Tiada yang abadi, katanya.

Pep Guardiola resmi berpisah dengan Manchester City pada Jumat (22/5) sore WIB. Setelah 10 tahun bersama, Guardiola kini mengemas kopernya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pep Guardiola torehkan tonggak sejarah buat Manchester City. Guardiola bawa The Citizens mendominasi Liga Inggris dengan enam gelar juara, empat di antaranya diraih secara beruntun.

Guardiola juga bawa City pertama kali menangi Liga Champions pada tahun 2023. Di tahun yang sama, treble winners turut diraihnya dan samai prestasi tim sekota, Manchester United.

ADVERTISEMENT

20 Gelar total diraih Guardiola. Seluruh gelar dimenanginya, maka tak berlebihan jika menyebut pria kelahiran Santpedor itu disebut sebagai legenda.

ISTANBUL, TURKEY - JUNE 10: Manchester City manager Pep Guardiola lifts the trophy during the UEFA Champions League 2022/23 final match between FC Internazionale and Manchester City FC at Atatuerk Olympic Stadium on June 10, 2023 in Istanbul, Turkey. (Photo by Ian MacNicol/Getty Images)Guardiola jadi manajer pertama yang menangi Liga Champions untuk Man City (Foto: Ian MacNicol/Getty Images)

Lewat kata-kata puitis, Pep Guardiola mengucap perpisahan. Cukup panjang dan mendalam, tapi ada satu penggalan yang menyentuh hati.

"Tidak ada yang abadi, jika ada, aku pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang saya miliki untuk Manchester City," ujarnya.

Ya, tiada yang abadi di dunia ini. Setelah satu dekade, waktunya tiba. Manchester City akhiri era bersama Pep.

"Saat aku tiba, wawancara pertama aku adalah dengan Noel Gallagher. Setelahnya aku keluar sambil berpikir, 'Oke... Noel ada di sini? Ini akan menyenangkan,'" kata Guardiola.

"Terima kasih telah mendorongku. Terima kasih telah mencintaiku. Noel, aku benar... ini sangat menyenangkan. Love you all," tutupnya.

(aff/yna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads