KONI Akan Bantu Atlet-Atlet Aceh
Kamis, 06 Jan 2005 17:19 WIB
Jakarta - KONI berjanji akan membantu para atlet asal Aceh yang terkena musibah gelombang tsunami. Pembangunan sarana dan prasarana olahraga juga pasti akan dilakukan.Demikian antara lain pernyataan ketua umum KONI Pusat Agum Gumelar saat beramah-tamah dengan sejumlah pengurus KONI dan Pengurus Besar (PB) induk organisasi olahraga di Hotel Darmawangsa, Jl. Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2005)."Jika ada atlet yang terkena musibah pasti kita bantu. Saya percaya kita semua sama-sama mampu membantu mereka," ujarnya.Agum menyambut positif tindakan Sekjen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Hendardji yang telah menampung dan menanggung karateka peraih medali emas SEA Games 2003 Bambang Mauliddin beserta dua adiknya Hendra Darmawan (karateka yunior) dan Hermanto.Bambang dan kedua saudara kandungnya itu selamat dari musibah tsunami, sementara kedua orangtua dan dua saudara perempuannya hingga kini nasibnya belum diketahui.Dari Percasi dilaporkan, tiga pecatur Aceh belum ditemukan, yakni Master Nasional Ir. Agus Mulyadi, (MN) Muslim, dan Salim. Namun ketua Pengda Aceh Ir. Syarifuddin dan ketua harian Pengda Aceh Ali Bahar telah selamat.Mengenai jumlah pasti atlet Aceh yang sudah diketahui nasibnya Agum mengatakan belum tahu. Untuk itu ia menghimbau PB-PB agar terus memantau dan menginventarisir perkembangannya. Proses ini tidaklah mudah karena Konida-Konida di sana juga lumpuh."Bukan saja Konida yang lumpuh, pemerintahan di sana sana belum bisa jalan. Saya minta PB-PB melakukan inventarisasi data atlet di sana dan memantau perkembangannya. Ini bencana yang maha dahsyat, semua hancur. Tentu perlu waktu untuk memperoleh data pasti mengenai jumlah korban," terangnya.Selain kondisi atlet KONI juga memastikan bahwa sarana dan prasarana olahraga di Negeri Serambi Mekkah itu harus dibangun lagi dari nol. Untuk melakukannya KONI akan berkoordinasi juga dengan pemerintah.Agum mengatakan, KONI terus menggalang dana di bawah koordinasi ketua umum PB PBVSI Rita Subowo. Dari pertemuan awal dengan pengurus KONI dan PB-PB, sudah terkumpul beberapa puluh juta rupiah. Sementara itu bantuan dari Menpora Adhyaksa Dault sudah mencapai 270 juta rupiah ditambah bantuan satu unit ambulans dari dai kondang Abdullah Gymnasiar. (a2s/)











































