Tumpuan Emas Indonesia di Pundak Elga Kharisma

Menuju Asian Games 2014

Tumpuan Emas Indonesia di Pundak Elga Kharisma

- Sport
Senin, 15 Sep 2014 14:52 WIB
Tumpuan Emas Indonesia di Pundak Elga Kharisma
istimewa
Jakarta -

Pebalap putri kembali menjadi tumpuan donasi medali emas dari Asian Games. Kali ini, emas dibebankan kepada Elga Kharisma Novanda.

Untuk pertama kalinya, Indonesia akan mengirimkan pebalap BMX dalam Asian Games XVII/2014 di Incheon, Korea Selatan. Saat BMX dilombakan pertama kalinya pada empat tahun lalu di Guangzhou, 'Merah Putih' absen karena prestasi dianggap tidak layak.

Meski baru melakoni debut di Asian Games, BMX langsung dipatok medali emas. Elga Kharisma yang digadang-gadang menjadi penyumbangnya. Empat tahun lalu, satu-satunya medali juga disumbangkan pebalap putri, Santia Tri Kusuma dari nomor 100 kilo meter jalan raya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€Ž"Memang kalau melihat peta kekuatan kami sekarang, road race dapat perunggu saja sudah bagus," kata Ketua Umum ISSI, Edmound Simorangkir.

Edmound hanya berani mematok nomor lain--ITT putra, cross country putra dan putri, serta nomor jalan raya putra dan putri--untuk meraih perunggu.

Menilik kiprah Elga di level Asia, ISSI dinilai kepedean mematok terget itu. Alih-alih menjadi juara, arek Malang itu belum sekalipun ambil bagian dalam kejuaraan di level Asia. Ajang paling besar yang pernah diikuti dia ada di SEA Games 2011 dan 2013. Gadis berambut cepat 21 tahun itu memang berhasil meraih medali emas dua edisi beruntun. Di tengah persiapan juga muncul gangguan dengan keinginan ISSI merombak pelatih.

Sejauh ini, Jepang menjadi kekuatan yang dominan di BMX Asia. Tapi Thailand dan Filipina mempunyai pebalap naturalisasi, keduanya pebalap profesional dari Amerika Serikat.
Β 
Sudah begitu, kondisi Elga sedang dalam pemulihan cedera bahu kiri yang didapat ketika menjalani pemusatan latihan di Swiss.

"Harus optimistis BMX bisa raih emas. Di SEA Gamesβ€Ž, nomor BMX berhasil menjadi juara, tentu kami mengharapkan agar di ajang level Asia ini bisa ada peningkatanlah.makanya kami Bidik emas di nomor BMX," ucap Edmound.

"Jadi kalau dianggap wajar tidak, ya wajar saja target emas itu. Karena setelah Asian Games ini menjadi batu loncatan kami membidik olimpiade juga tahun 2016," jelas dia.

Selain Elga, ISSI menurunkan Toni Syarifuddin di sektor putra. Tapi, Toni hanya dipatok asal menyumbangkan medali.

"Kami tetap optimistis dengan kemampuan atlet-atlet kami. Begitu dengan Elga, kami percaya dia bisa. Toh, kemarin kami juga sudah melakukan uji coba terhadap Elga. Dia sudah terlihat normal. Mudah-mudahan pada hari H-nya bisa dalam kondisi toplah. Cedera jangan dijadikan alasan tetap harus semangat,β€Ž" tambahnya.

"Ya, pekan-pekan β€Žini kami terus memotivasi atlet. Kami juga mendatangkan psikolog untuk memberi kekuatan dan motivasi. Diharapkan saat perlombaan, mental mereka siap dan jadi juara.Β Vini Vidi Vici-lah. Pasti bisa," tekad dia.



(mcy/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads