Medali Perak yang Sangat Berarti untuk Lindswell

Asian Games 2014

Medali Perak yang Sangat Berarti untuk Lindswell

- Sport
Senin, 22 Sep 2014 17:52 WIB
Medali Perak yang Sangat Berarti untuk Lindswell
ANTARA/Saptono
Incheon - Atlet wushu Lindswell Kwok mengaku puas dengan medali perak yang diraihnya di Asian Games 2014. Meski tidak sesuai target dari pemerintah yang menginginkan emas, dia bahagia dengan pencapaiannya.

Lindswell mendapatkan perak dari nomor Taijiquan dan Taijijian putri. Tampil di Ganghwa Dolmens Gymnasium, Incheon, Korea Selatan, Senin (22/9/2014), Lindswell mendapatkan poin 9,68 di nomor Taijijian. Di nomor Taijiquan, dia membukukan poin 9,69.

Total poin 19,37 menempatkan Lindswell di posisi kedua. Dia harus mengakui keunggulan atlet China yang merebut emas, Yu Mengmeng. Yu tampil sangat baik dan meraih total poin 19,50. Wakil Jepang, Ai Uchida, meraih medali perunggu setelah membukukan total poin 19,31.

"Saya sangat bahagia dengan hasil ini. Meski tidak sempurna, saya cukup puas dengan hasil yang saya dapat hari ini," kata Lindswell.

Medali yang diraih Lindswell kali ini memang yang pertama baginya di level Asian Games. Di Asian Games 2010 di Guangzhou, Lindswell gagal membawa pulang medali karena grogi. Kini, peraih medali emas SEA Games 2013 itu berhasil membuktikan dirinya bisa bersaing.

"Medali perak ini sangat berarti banyak buat saya. Apalagi saat di Guangzhou saya tidak mendapatkan apa-apa," ujarnya.

Tak hanya itu, Lindswell juga tak merasa terbebani meski pada akhirnya gagal memenuhi target pemerintah yakni merebut medali emas. "Merasa terbebani sih enggak karena saya mainnya juga sudah maksimal," lanjutnya.

"Dan seperti diketahui China dan Jepang juga kuat. Karena memang semua yang tampil di kompetisi ini adalah yang terbaik dan sudah melalui proses latihan panjang," kata atlet yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-23 pada Rabu (24/9/2014) besok itu.

Meski mengaku puas, Lindswell nyatanya juga masih banyak menyimpan pekerjaan rumah. Pasalnya, tahun depan ia sudah ditunggu dua event penting, yaitu Kejuaraan Dunia dan SEA Games 2015.

"Ke depan saya harus bekerja lebih keras lagi karena tahun depan masih akan tampil di Kejuaraan Dunia dan SEA Games. Karena kalau mau jujur latihan di pelatnas selama dua bulan ke China belumlah cukup. Biasanya kan 3-4 bulan," kata dia.

Cabang wushu sejauh ini telah menyumbangkan dua perak untuk Indonesia. Perak pertama disumbangkan Juwita Niza Wasni dari nomor Nanquan dan Nandao putri.

(mcy/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads