Dalam balapan yang berlangsung dua sesi di Buriram United International Circuit, Minggu (9/11/2014), M. Fadli Imammudin dua kali finis di posisi ke-10. Sementara Dimas Ekky Pratama harus puas finis di urutan ke-18 dan kemudian ke-11.
Hasil ini diakui oleh Manager Safety Riding & Motorsports Department AHM Anggono Iriawan tidak sesuai dengan target yang dipasang. Sebelumnya, AHRT memasang target lima besar untuk balapan di kelas Supersports 600cc itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejauh ini di sirkuit baru ini target kita memang tidak tercapai. Tapi buat rider dan mekanik dapat pengalaman cukup banyak, terutama bagaimana membuat setingan untuk dirinya sendiri," ujar Anggono kepada detikSport.
"Ini memang soal kecepatan adaptasi. Dari pertama motornya Dimas sempat ganti mesin karena ada masalah. Nanti kita analisis semua buat perbaikan," katanya menambahkan.
Asia Roda Racing Championship 2014 masih menyisakan satu seri terakhir di Losail, Qatar (11-13 Desember).
(nds/din)











































