Pada hari Senin (24/11/2014) lalu Menpora Imam Nahrawi telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh induk cabang olahraga--minus pengurus cabang olahraga sepakbola dan pengurus cabang bulutangkis. Dalam rapat yang berlangsung hampir 2,5 jam tersebut sejumlah cabang olahraga mengeluhkan soal pentingnya perbaikan fasilitas olahraga. Selain itu biaya sewa ruang latihan di GBK pun dianggap masih terlalu mahal sehingga Kemenpora diharapkan bisa mempermudah.
Masukan tersebut sudah langsung diteruskan ke pihak terkait. Sehubungan dengan hal tersebut Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot S Dewa Broto menyatakan bahwa pada hari Kamis (27/11) besok pihaknya akan mengirim surat kepada seluruh induk cabang olahraga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak menjanjikan (bakal) seluruhnya bisa dipenuhi tetapi minimal respons dari pihak PB terhadap surat dari Kemenpora itu ada, semacam proposalnya-lah. Sehingga saat pembahasan APBN-P 2015 itu kami bisa lakukan revisi karena sampai sekarang pun DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2015 itu belum ada satu kalimat pun yang berbunyi tentang renovasi dari sejumlah fasilitas yang ada di GBK.
"Nantinya begitu surat dari PB masuk, tim dari kami, KONI, dan KOI, akan membahas mana yang lebih prioritas dan sebagainya. Jadi tidak semua cabang akan direnovasi total karena kan tidak semua cabang butuh fasilitas yang permanen," beber Gatot.
(mcy/krs)











































