Kemenpora Tindaklanjuti Keluhan PB-PB Terkait GBK

Kemenpora Tindaklanjuti Keluhan PB-PB Terkait GBK

- Sport
Rabu, 26 Nov 2014 17:51 WIB
Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merespons cepat keluhan para pengurus cabang-cabang olahraga mengenai fasilitas olahraga di Gelora Bung Karno (GBK). Seluruh Pengurus Besar (PB) cabang olahraga pun diminta segera merinci sarana dan prasarana apa saya yang dinilai butuh perbaikan.

Pada hari Senin (24/11/2014) lalu Menpora Imam Nahrawi telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh induk cabang olahraga--minus pengurus cabang olahraga sepakbola dan pengurus cabang bulutangkis. Dalam rapat yang berlangsung hampir 2,5 jam tersebut sejumlah cabang olahraga mengeluhkan soal pentingnya perbaikan fasilitas olahraga. Selain itu biaya sewa ruang latihan di GBK pun dianggap masih terlalu mahal sehingga Kemenpora diharapkan bisa mempermudah.

Masukan tersebut sudah langsung diteruskan ke pihak terkait. Sehubungan dengan hal tersebut Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot S Dewa Broto menyatakan bahwa pada hari Kamis (27/11) besok pihaknya akan mengirim surat kepada seluruh induk cabang olahraga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui surat itu kami ingin mengajak PB-PB sekiranya ada keluhan tolong sampaikan kepada kami tentang apa yang perlu diperbaiki, karena sebelumnya sempat ada keluhan juga dari PB harus bayar ini-itu," katanya, Rabu (26/11).

"Kami tidak menjanjikan (bakal) seluruhnya bisa dipenuhi tetapi minimal respons dari pihak PB terhadap surat dari Kemenpora itu ada, semacam proposalnya-lah. Sehingga saat pembahasan APBN-P 2015 itu kami bisa lakukan revisi karena sampai sekarang pun DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) 2015 itu belum ada satu kalimat pun yang berbunyi tentang renovasi dari sejumlah fasilitas yang ada di GBK.

"Nantinya begitu surat dari PB masuk, tim dari kami, KONI, dan KOI, akan membahas mana yang lebih prioritas dan sebagainya. Jadi tidak semua cabang akan direnovasi total karena kan tidak semua cabang butuh fasilitas yang permanen," beber Gatot.



(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads