Liga Softball Indonesia Masuki Final Four
Kamis, 20 Jan 2005 17:12 WIB
Jakarta - Setelah melalui tiga seri yang dilakukan di Jakarta Bandung, Surabaya akhirnya empat klub terbaik lolos ke final four Liga Softball Indonesia I. Final Four akan digelar 22-23 Januari di lapangan Softball pintu I GBK, Senayan. Empat klub terbaik itu adalah pemuncak klasemen Citra Muda (Jakarta), Prambors (Jakarta), Bumi Asri Raya (Bandung) dan NISP (Bandung). Hari pertama Bumi Asri akan menghadapi NISP dan dilanjutkan pertandingan Citra Muda versus Prambos.Klub Citra Muda akan diperkuat para pemain timnas, tim PON DKI, tim PON Kaltim dan juga artis Dony Kesuma. Prambors akan dimotori oleh Tony Pratomo atlet nasional yang pernah dikontrak klub New Zealand. Cuaca hujan dipastikan tidak akan mempengaruhi pertandingan. Menurut Ketua Harian PB Perbasasi, Gugun Yudinar, panitia akan tetap memaksimalkan final four sehingga selesai sesuai jadwal yaitu dua hari meskipun cuaca tidak bersahabat. "Memang hujan saat ini tengah melanda Jakarta, tapi kita akan tetap semaksimal mungkin pertandingan selesai dua hari sesuai jadwal. Jika hujan kita lanjutna di malam," ungkap Gugun kepada wartawan di Cafe Putt Putt Golf, Kamis (20/1/2005). Ditambahkannya, LSI kedua direncanakanya pada bulan Maret. Jumlah klub juga akan bertambah menjadi delapan klub setelah ditambah dua peserta. Bicara diluar tentang LSFI, Gugun mengumumkan monorel tidak jadi memotong atau melewati lapangan Softball. "Dari pertemuan terakhir ada perubahan desain. Lapangan softball tidak jadi ke potong," tandasnya. Sedangkan mengenai persiapan Sea Games XXII di Manila, 90 persen pemain putra ada di liga ini. Rencananya 1 April mendatang sudah akan dilakukan pemusatan latihan dengan memakai sistem desentralisasi. Saat ini sedang dilakukan negosiasi dengan pelatih asing. Karena kekurangan di timnas adalah dibagian pitcher maka pelatih asing ini adalah khusus mengerti di bagian itu."Sekarang masih nego tentang salary dan fasilitas dia di sini. Kita sedang melakukan pendekatan dengan pelatih dari Filipina, Posadas. Satu lagi dari Selandia Baru," ujarnya. (key/)











































