Pendaftaran online lomba lari Jakarta International 10K 2015, yang dibuka sejak 16 April, dengan cepat diserbu calon peserta sehingga kuota langsung penuh. Tapi para pecinta lari yang belum sempat mendaftar tak perlu risau. Masih ada pendaftaran offline yang akan dibuka mulai 15 Mei mendatang.
Sebanyak 10 ribu orang sudah mendaftarkan diri secara online untuk ambil bagian dalam gelaran ke-12 acara Jakarta 10K. Pendaftaran dengan mekanisme ini terbukti menyedot animo besar.
"Kuota 10 ribu peserta yang mendaftar secara online sudah penuh dalam waktu empat hari. Hal itu sepertinya dipicu oleh penggunaan media sosial karena setiap kali ada yang mendaftar langsung mengunggahnya di media sosial," kata perwakilan dari promotor acara DnD Production Dardityo Santoso saat ditemui oleh detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pendaftaran offline akan dilakukan di PB PASI pada tanggal 15-25 Mei mendatang. Target pesertanya masih sama, 35 ribu orang, karena kalau lebih dari 35 ribu secara teknis tidak mungkin," ungkap pria yang akrab disapa Didit itu.
Jakarta 10K kali ini sendiri, yang akan dihelat pada 31 Mei, akan mengalami penyesuaian rute akibat proyek MRT. Start akan dimulai di silang barat daya Monas, menuju ke jalan Budi Kemuliaan, jalan Abdul Muis, jalan Gajah Mada, lalu berputar di Glodok, menyusuri jalan Hayam Wuruk, jalan Medan Merdeka Barat lewat kantor RRI, dan finis kembali di Monas.
"Akan ada pengecekan ulang (rute). Seperti sebelumnya, pada saat pengukuran jalan akan dicek apakah jalannya masih bagus, atau ada yang harus diperbaiki. Agar peserta lari merasa nyaman," ungkap Didit.
(cas/krs)










































