"Pak Imam Nahrawi akan menuju Banyuwangi dengan pesawat Garuda Indonesia melalui Denpasar sore ini dan langsung bergabung dengan ribuan orang dalam acara 'Cycling for All', lalu membuka secara resmi Tour de Banyuwangi Ijen," ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Banyuwangi, Juang Pribadi, Selasa (5/4/2015).
Juang mengatakan, "Cycling for All" sekaligus dijadikan ajang pengenalan pebalap ke wisatawan dan warga. "Cycling for All merupakan konsep baru dalam penyelenggaraan Tour de Banyuwangi Ijen tahun ini," ujar Juang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, ITdBI diikuti para pebalap dari 27 negara, antara lain, Perancis, Belanda, Kolombia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman, Italia, Jepang, Singapura, Thailand, Iran, Spanyol, Filipina, Malaysia, Australia, Korea, Selandia Baru, Rusia, Portugal, Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.
ITdBI tahun ini menempuh empat etape dengan total panjang rute sejauh 555 kilometer. Rute ini ditempuh dengan mengelilingi wilayah Banyuwangi dan dipuncaki dengan berpacu mendaki Gunung Ijen, gunung berapi aktif yang terkenal di dunia dengan fenomena api biru alias "Blue Fire"-nya.
Tanjakan menuju Gunung Ijen di Banyuwangi dikenal sebagai salah satu yang terekstrem di Asia karena berada di ketinggian lebih dari 1.871 meter di atas permukaan laut (mdpl), melampaui tanjakan di Genting Highland dalam Tour de Langkawi Malaysia yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl.
(din/fem)











































