Bersamaan dengan pesta penutupan yang megah Selasa (16/6/2015) malam, SEA Games resmi ditutup. Indonesia finis kelima dengan dengan koleksi total medali 187 medali, yang terdiri atas 47 medali emas, 61 medali perak, dan 71 medali perunggu. Hasil itu menjadi ulangan pencapaian terburuk Indonesia di SEA Games 2005.
Kali ini juara umum menjadi milik Thailand dengan raihan 95 emas, 83 perak, dan 69 perunggu. Tuan rumah Singapura menempati peringkat kedua dengan perolehan 84 emas, 73 perak, dan 102 perunggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menumpangi pesawat bernomor GA 829, kontingen bulutangkis yang berjumlah 26 orang itu tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 14.30 WIB. Kedatangan mereka langsung disambut dengan pengalungan bunga dari Imam untuk atlet muda Jonatan Christie, kemudian disusul atlet lainnya. Hadir juga bersama kontingen Chief de Mission Taufik Hidayat.
Menpora ditemani Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Djoko Pekik, Wakil Ketua KONI K. Inugroho, dan pengurus-pengurus PBSI.
Tim bulutangkis Indonesia membawa pulang tiga medali emas di ajang SEA Games 2015. Hasil tersebut melebihi target awal yang dipasang PP PBSI yaitu dua emas.
"Saya bersyukur bisa melihat wajah langsung pebulutangkis kita yang telah melampui target yang diharapkan. Ini tentu kerja keras, ketekunan, dan bahkan ini cita-cita yang harus dipertahankan dan perbaikan di masa akan datang," kata Imam dalam sambutan itu.
"Pemerintah akan menyiapkan bonus secepat mungkin. Kami sudah bilang sebelum isu lebaran belum mencuat, bonus agar segera disiapkan.
"Saya pribadi iri karena saya belum pernah berhasil mengibarkan sang saka merah putih seperti yang kalian lakukan dan saya juga tidak pernah pakai medali yang kalian pakai," ucap Imam.
(mcy/fem)











































