Bonus SEA Games 2015 Terancam Telat karena Masalah Data

Bonus SEA Games 2015 Terancam Telat karena Masalah Data

Mercy Raya - Sport
Kamis, 02 Jul 2015 00:41 WIB
Jakarta - Bonus SEA Games 2015, yang rencananya cair pada 9 Juli, terancam telat. Penyebabnya adalah adanya ketidaksesuaian data yang diberikan pengurus cabang olahraga ke Satlak Prima.

Menurut Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto, bonus semestinya bisa turun tepat waktu jika data yang diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Data yang diusulkan PB ke Satlak Prima itu berlebih," katanya ketika ditemui di Kantor Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP-ITKON), Rabu (1/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keinginan mereka (PB/PP) itu maunya semua pelatih yang berangkat (ke Singapura) apakah atletnya dapat medali atau tidak itu tetap diusulkan. Tapi ketentuan kami kan tidak seperti itu. Harusnya nomor individu hanya satu pelatih saja, sementara untuk nomor beregu hanya ditangani satu pelatih dan satu asisten pelatih," bebernya.

Akibatnya data yang sudah diberikan harus dikembalikan lagi, dengan pemerintah memberikan tenggat waktu pada hari Rabu. Tetapi data itu pun belum berhasil terkumpul seluruhnya.

"Harusnya hari ini deadline-nya tapi ternyata belum bisa terkumpul semua, meski tetap ada progres sekitar 50 persen. Kami harap bisa selesai cepat sehingga bisa diproses semua sebelum lebaran. Syukur-syukur bisa seperti timeline kami pada 9 Juli," ujarnya.

Selain itu, lanjut Djoko Pekik, data nomor rekening atlet pun belum terkumpul seluruhnya. "Yang sudah terkumpul sekitar 300-an. Jadi masih sisa sekitar 18 atlet lagi. Ya walau begitu kami sudah berikan ke bapak menteri supaya langsung diSK-kan (Surat Keputusan) untuk pencairan."

Pun demikian ia tetap menjaga keyakinan bahwa pencairan bonus bisa sesuai dengan timeline yang dijadwalkan, yakni sebelum lebaran. Bahkan ia sedang mengusahakan agar pencairan dilakukan sebelum tanggal 9 Juli mendatang.

"Harapan kami kalau bisa sebelum tanggal 9 Juli itu menjadi batas akhir transfer kepada para atlet. Makanya semoga data-data yang kurang bisa segera selesai. Kami juga butuh kerjasama PP/PB, kalau bisa ya langsung mengumpulkan data lengkap, jangan satu-satu. Kan susah juga kalau SK Menteri nanti terpisah-pisah," terang Djoko .

Nominal bonus SEA Games Singapura masih sama seperti bonus dua tahun sebelumnya. Peraih medali emas nomor individual mendapatkan Rp 200 juta, perak Rp 50 juta, dan perunggu Rp 30 juta. Sementara peraih emas cabor beregu mendapat bonus Rp 100 juta, perak Rp 25 juta, dan perunggu Rp 30 juta. Sementara untuk pelatih cabor peraih emas mendapatkan bonus Rp 60 juta, perak Rp 40 juta, dan perunggu Rp 25 juta. Sedangkan asisten pelatih peraih emas bakal menerima bonus sebesar Rp 30 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 12,5 juta.




(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads