Untuk tahun ini, Sean sebenarnya sudah tampil di kompetisi lainnya, yakni Formula Renault 3.5. Akan tetapi, pebalap berusia 18 tahun itu juga menjajal GP2 demi menambah pengalamannya.
Sebelum mengikuti latihan bebas di Hungaroring pada Jumat (24/7), Sean harus masuk pit untuk melakukan penyesuaian karena sebelumnya dia belum pernah mencoba mobil GP2.
"Saya mengalami masalah dengan kaki saya yang melewati pedal, yang mengakibatkan banyak ketidakseimbangan," ujar Sean, yang memang berpostur jangkung, dalam rilis yang diterima detikSport.
"Artinya, bagian pertama dari sesi latihan tadi berjalan kurang baik. Saat sudah dilakukan perbaikan, hasilnya menjadi lebih baik, tetapi ban mobil sudah mulai habis jadi saya tidak bisa memaksakan diri secara maksimal," tambahnya.
Sean yang membela tim Carlin menempati posisi ke-26 dalam sesi latihan bebas. Sementara itu, dalam kualifikasi yang digelar di hari yang sama, dia berada di urutan ke-24.
"Jadi karena itu saya masih terus belajar untuk mencapai limit terbaik saat kualifikasi. Fakta bahwa saya hanya berjarak 0,4 detik dari rekan satu tim saya Julian Leal sangatlah menggembirakan saya, terutama karena ada kemungkinan bahwa saya bisa mendapatkan hasil yang sama apabila semuanya berjalan dengan baik," kata Sean.
Dalam feature race, Sabtu (25/7), mobil Sean terhenti saat melakukan start di putaran pemanasan. Dia pun harus memulai lomba dari pit. Selepas start, Sean mampu melaju dengan cukup baik dan mampu melewati beberapa mobil lainnya saat mereka melakukan pitstop dan akhirnya finis di posisi 18.
Saat balapan kedua atau sprint race, Minggu (26/7), Sean sempat kehilangan beberapa posisi di lap pertama, tetapi kemudian bisa memperbaikinya selama balapan. Dia finis di posisi ke-20 di balapan kedua ini.
"Kecepatan di race pertama sangat baik. Saya mampu melaju sampai dengan lap 15 menggunakan ban bertipe soft, yang sebenarnya sangat lama untuk jenis ban tersebut, dan itu sangat bagus. Kemudian saya maju beberapa posisi dan mendapatkan kecepatan yang sangat baik di akhir balapan," jelas Sean.
"Saat balapan kedua, saya tidak melakukan preload pada kopling dengan baik sehingga saya melakukan start yang buruk. Saya berada di posisi 18 di tikungan kedua, tetapi kemudian saya terlalu berhati-hati dan kehilangan beberapa posisi. Di Hungaroring, posisi kita sangat ditentukan pada lap pertama, sehingga apa yang terjadi membuat saya frustrasi, walaupun di akhir lomba saya sempat mendahului tiga pebalap lain yang kondisi bannya sudah menurun," imbuhnya.
"Secara keseluruhan ini adalah awal yang positif bagi karier saya di GP2. Ban Pirelli sangatlah berbeda dengan yang biasa saya pergunakan, jadi ada tantangan tersendiri untuk itu, tetapi saya cukup gembira dengan kinerja keseluruhan β tetapi tidak termasuk start saya," tutur Sean.
Sean akan kembali ambil bagian di seri GP2 berikutnya di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, 22-23 Agustus mendatang.
"Ini waktu yang baik untuk mempersiapkan diri karena balapan bisa sangat berat, apalagi akan terus-menerus sejak di Belgia," kata Sean.
(mfi/rin)











































