Golf Jadi Daya Pikat Batam-Bintan untuk Menarik Wisman

Golf Jadi Daya Pikat Batam-Bintan untuk Menarik Wisman

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 13 Okt 2015 02:55 WIB
Golf Jadi Daya Pikat Batam-Bintan untuk Menarik Wisman
ist.
Batam - Batam dan Bintan punya banyak daya tarik untuk para wisatawan mancanegara (wisman), salah satunya adalah olahraga golf. Tersebarnya banyak lapangan golf kelas satu di sana jadi ajang untuk pemerintah memanen devisa.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, saat pelaksaan Wonderful Indonesia Golf Challenge 2015 yang digelar di sembilan lapangan golf di Batam dan Bintang, Kepulauan Riau, 10 Oktober lalu. Dari 913 pegolf yang turun di lapangan, 60 persennya berasal dari luar negeri dan sisaya dari Indonesia.

"Golf adalah sport tourism yang strategis di Great Batam. Sasaran pasarnya adalah orang Singapura, Malaysia yang dekat. Juga ekspatriat yang tinggal di kedua negara tersebut," ujar Arief.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sembilan lapangan golf yang ada di Kepulauan Riau tersebut, itu tersebar masing-masing enam di Batam, yakni Indah Puri Golf, Tering Bay Golf , Palm Spring Golf , Tamarin Santana Golf, Southlinks Golf, dan Padang Sukajadi Golf, lalu ada tiga lapangan di Bintan, yakni Bintan Golf Club, Bintan Lagoon Golf Club, dan Laguna Bintan Golf Club.

Bagi warga Singapura, Malaysia, Korea, Jepang, Taiwan, dan Australia yang hobi bermain golf, bermain di kawasan Great Batam itu diklaim paling murah, setidaknya dibanding di negara asalnya. Selain itu mereka juga mendapat "bonus" yakni panorama yang cantik serta lapangan yang menantang.

Oleh karenanya, Arief melalui kementrian yang dipimpinnya bertekad menggenjot lagi olahraga golf di Batam sebagai salah satu daya tarik untuk mendatangkan wisman yang tentunya bakal memperbesar devisa negara.

"Kita tahu, olahraga golf adalah pasar kelas atas yang berpotensi membelanjakan uangnya lebih banyak ke Batam-Bintan. Spending-nya di atas rata-rata. Jadi ini mengejar kualitas target wisatawan," sambungnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Kepala Dinas Parisiwata Kepri, Guntur Sakti, yang menyebut turnamen golf adalah satu di antara banyak event yang sedang dirancang oleh pemerintah lokal, untuk memikat wisatawan dari Singapura dan Malaysia, mengingat perjalanan dari kedua negara itu ke Batam dan Bintan memakan waktu kurang dari sejam via laut.

"Kami ngebut, karena target Great Batam cukup besar yakni 2,5 juta wisman setahun. Kami tidak mau gagal," kata Sakti.

Lalu, bagaimana tanggapan para pegolf asing yang ikut dalam tersebut?

"Antusias, sangat memuaskan, feedback-nya bagus. Banyak golfer asing yang meminta agar tahun depan Wonderful Indonesia Golf Challenge 2016 digelar lagi. Lebih dari 500 orang asing yang bermain takjub dengan lapangan golf di Batam dan Bintan," Ketua Panpel Wonderful Indonesia Golf Challenge 2015 dan juga General Manager Palm Spring Golf & Beach Resort Steve Japari.

Turnamen golf amatir ini memperebutkan piala bergilir Menteri Pariwisata, dengan hadiah uang tunai hingga Rp 100 juta di setiap lapangan golf bila berhasil memperoleh Hole in One, serta hadiah pendukung lainnya bernilai sekitar Rp 50 juta.

"Dengan jumlah pegolf 913 itu, Wonderful Indonesia Golf Challenge 2015 berhasil meraih rekor MURI," Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana.

(mrp/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads