Wisma Atlet Asian Games 2018: Palembang Ngebut, Jakarta Belum Jalan

Siapkah Indonesia Menggelar Asian Games?

Wisma Atlet Asian Games 2018: Palembang Ngebut, Jakarta Belum Jalan

Femi Diah - Sport
Jumat, 04 Des 2015 15:06 WIB
Wisma Atlet Asian Games 2018: Palembang Ngebut, Jakarta Belum Jalan
Mercy Raya/detikSport
Jakarta -

Wisma atlet menjadi salah satu aspek paling disorot dalam persiapan Asian Games 2018. Palembang menunjukkan sinyal positif sementara Jakarta masih berdiam diri.

Jakarta dan Palembang menjadi tuan rumah bersama Asian Games 2018 yang bakal digeber mulai 18 Agustus-2 September 2018. Sebagai ibukota negara, Jakarta kebagian porsi lebih banyak untuk menggelar pertandingan.

Sejauh ini, diusulkan Jakarta menggelar 22 cabang olahraga dari 37 cabang yang dipertandingan. Diperkirakan bakal ada 8 ribu sampai 10 ribu atlet yang akan menjadi tamu di Jakarta. Belum terhitung ofisial masing-masing negara peserta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, Palembang diusulkan akan menjadi tuan rumah 15 cabang olahraga--dari sebelumnya 11 cabang olahraga. Dari perhitungan, diperkirakan Palembang bakal menjamu 7 ribu atlet.

Di Palembang, sebanyak 16 tower wisma atlet berkapasitas 7.000 atlet disiapkan dengan tahapan waktu berbeda. Tiga tower wisma sudah selesai. Tiga lainnya direncanakan selesai akhir tahun ini. Awal tahun 2016 akan dibangun kembali lima tower, kemudian tambah lagi lima tower kemudian. Masing-masing tower wisma terdiri dari lima lantai dan 66 kamar. Masing-masing ruangan bertipe 36, terdiri dari rangka kamar mandi, dua kamar tidur (kamar utama dan kamar anak-anak), dapur serta ruang tamu.

Sementara itu, Jakarta belum beriap apapun. Wisma atlet yang rencana dibangun di Kemayoran belum ada penampakannya sama sekali.

Sejatinya wisma itu bukan ditujukan untuk athlete village, tapi berkonsep rusunawa. Maka bakal ada penambahan fasilitas oleh pihak lain, seperti air dingin, air panas, dan AC (air conditioner).

Komisi II DPR RI menolak memberikan persetujuan pembangunan wisma atlet di atas lahan Sekretariat Negara yang dihibahkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Saat ini, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, tengah melakukan pendekatan.

Menurut Pratikno, hibah lahan dilakukan untuk dua kepentingan umum. Jangka pendeknya, akan dibangunnya wisma atlet terkait gelaran Asian Games pada 2018. Setelah selesai, bangunan akan dijadikan rusunawa bagi warga tidak mampu.

Baca juga: DPR Keberatan Sesneg Hibahkan Lahan di Kemayoran kepada DKI Jakarta

"Saya rasa sejauh ini masih positif, masih ada solusi. Masih ada plan A, plan B, plan C, saya rasa yang penting kan satu-satu kami kerjakan dengan baik," kata Erick soal kesiapan wisma atlet di Jakarta.

"Saya rasa Palembang siap menyambut 7 ribu dan mereka mau bangun terus, saya rasa luar biasa. Kalau di Jakarta saya mungkin 8 ribu sampai 10 ribu dalam satu lahan. Kalau lahannya beda-beda nanti sulit. Teknisnya nanti, sekarang kami akan bangun dahulu," ucap Presiden Inter Milan itu.

(fem/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads