Daud Sudah Simpan Kekurangan dan Kelebihan Lawan

Daud Sudah Simpan Kekurangan dan Kelebihan Lawan

Mercy Raya - Sport
Senin, 14 Des 2015 17:03 WIB
Daud Sudah Simpan Kekurangan dan Kelebihan Lawan
detikSport/Mercy Raya
Jakarta - Baru pertama kali menghadapi petinju Jepang, Daud ‘Cino’ Yordan mengaku sudah simpan kelemahan dan kelebihan lawan. Daud sudah menganalisa lawannya melalui rekaman pertandingan.

Daud dipastikan akan kembali naik ring 5 Februari 2015. Dia akan bertanding di Balai Sarbini Convention Hall, Jakarta, menghadapi petinju Jepang, Yoshitaka Kato. Mereka akan memperebutkan title WBO Asia Pasifik di kelas ringan (61,2 kg), dengan Daud berstatus sebagai juara bertahan. Di badan tinju dunia tersebut Daud saat ini menempati peringkat keempat, sedangkan Kato nomor 15.

Daud sangat antusias dengan pertandingannya nanti, terlebih setelah dia dua kali batal bertanding. Untuk memenuhi target meraih kemenangan mutlak, analisa terhadap kemampuan lawan sudah dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah memiliki rekaman lawan, lebih dari tiga pertandingan. Saya sudah membaca dan menganalisanya, tentu saya harus menyesuaikan dengan strategi yang disiapkan Craig untuk mengalahkan lawan," kata Daud Yordan, di kawasan Senayan, Senin (14/12/2015).

Soal gaya bertarung, Daud mengakui punya kesamaan dengan Kato, yakni sama-sama tipikal petinju yang selalu menyerang dan jarang melakukan rangkulan. Namun, ada satu sisi kelemahan lawan yang dianggap Daud bisa menjadi peluangnya untuk bisa memenangkaan pertandingan.

"Petinju dengan tipikal fight itu cenderung terbuka. Artinya risiko untuk kalah KO atau menang KO itu sangat tinggi. Karena akan banyak jual beli pukulan dan sehingga risiko KO itu tinggi. Nah, momentum yang kami dapatkan dalam memukul ini yang akan saya pelajari di Bali nanti bersama Craig," ucapnya.

"Dari analisa saya saat melihat rekaman, lawan (Kato) itu memiliki kecepatan yang bagus. Tapi peluang saya untuk bisa pukul lawan adalah di bagian perut, karena saat itu biasanya lawan cenderung pasif. Jadi strategi saya dan Craig adalah melatih apa yang menjadi peluang saya untuk kalahkan Kato," lanjut dia.

Untuk antisipasi kecepatan dan agresivitas lawan, Daud sudah menyiapkan antisipasi.

"Ya, saya harus melakukan lebih banyak gerakan kepala, lebih intens kiri dan kanas. Harus inisiatif lebih dulu. Tapi kembali lagi, semua hasil analisa saya tentu akan disesuaikan dengan strategi yang disiapkaan Craig karena dia yang melatih saya,” pungkasnya. 

(mcy/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads