"Dari Dilli, Timor Leste, saya ikut berbelasungkawa dan berduka cita mendalam atas kepergian sahabat saya Djoko Susilo. Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat termulia di sisi Allah SWT," kata Menpora lewat pesan singkatnya, Selasa (26/1/2016).
"Selamat jalan sahabat yang baik hati, idealis dan penuh dedikasi," tambah Imam terhadap mendiang yang juga mantan Dubes Republik Indonesia untuk Swiss dan Liechenstein itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Baca juga: Mantan Dubes RI untuk Swiss Djoko Susilo Meninggal Dunia]
Saat ini jenazah masih berada di Rumah Sakit Ali Sibro, Jl Warung Sila, Ciganjur, Jakarta. Menurut penuturan istrinya, Firda, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Sentul sebelum akhirnya dibawa ke peristirahatan terakhir di Boyolali.
"Rencananya akan dikubur di Boyolali karena banyak saudara di sana," kata Firda saat dihubungi terpisah.
"Saya mengucapkan mohon maaf lahir bathin atas kesalahan yang pernah almarhum buat. Kepada rekan-rekan juga wartawan saya memohon maaf," ucapnya lirih.
Ungkapan belasungkawa juga datang dari Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto. "Kami sangat terkejut sekali, karena hampir setiap minggu sering ketemu di rapat Tim Transisi. Saya baru saja langsung kontak istri Almarhum, yaitu mbak Firda, sebagai ungkapan turut berduka cita."
"Beliau tentu saja sangat sedih, menangis dan terpukul sekali atas meninggalnya Mas Djoko. Beliau titip pesan permintaam maaf kepada seluruh rekan-rekan, wartawan dan siapapun saja yang pernah berinteraksi dengan almarhum, dan beliau ingin almarhum didoakan," tutur Gatot.
(mcy/krs)











































