Pada musim lalu, tim putri Jakarta Elektric PLN sukses merengkuh gelar juara Proliga. Elektric berhasil menjadi juara setelah mengalahkan PGN Popsivo di Yogyakart.
Sang kapten, Aprilia Manganang, ingin mengulang kesuksesan yang sama. Selama dua bulan, ia dan rekan-rekannya ditempa oleh pelatih Tien Mei di kawasan Gandul, Cinere. Selama itu pula chemistry dengan dua pemain asing mereka asal China dibangun. Hasilnya cukup positif. Aprilia mengatakan ia dan timnya saat ini sudah lebih solid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat peta persaingan kompetisi tahun ini, perempuan kelahiran Sulawesi Utara, 27 April 1992 ini, menyadari bakal lebih berat. Apalagi, tim-tim peserta sudah menyiapkan amunisi yang lumayan oke.
Tak tanggung, pemain timnas asal Amerika Serikat, Brasil, hingga Kuba bakal ikut meramaikan kompetisi tahun ini. Tak ayal aroma pertandingan bakal lebih sengit.
"Saya percaya dengan persiapan yang ada kami bisa mempertahankannya. Memang lebih sulit ketimbang merebut, kembali lagi ke mental anak-anak seperti apa. Tapi saya optimistis dengan persiapan selama dua bulan ini bersama pelatih kami bisa melaluinya," tandas dia.
(mcy/din)











































